- Football Federation Pakistan
Pakistan Bikin Blunder Jelang FIFA ASEAN Cup di Indonesia, Salah Ajukan Visa Bikin Timnas TC Tanpa Pelatih
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Pakistan, Nolberto Solano membuat blunder yang membuat Pakistan dirugikan jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.
Nolberto Solano justru harus absen dari pemusatan latihan Pakistan di Islamabad setelah mengalami masalah visa.
Solano diketahui mengajukan permohonan visa Pakistan dengan kategori yang tidak sesuai. Kesalahan tersebut baru diketahui setelah pengajuan dilakukan sehingga federasi harus mengajukan kembali permohonan menggunakan kategori yang benar dan prosesnya mengalami penundaan.
Akibat persoalan tersebut, mantan pemain Timnas Peru dan Newcastle United itu belum dapat bergabung dengan skuad Pakistan selama menjalani persiapan di Islamabad.
Solano kemudian dijadwalkan terbang langsung menuju Indonesia untuk bertemu para pemainnya sebelum turnamen dimulai.
“Dia mengajukan visa Pakistan tetapi memilih kategori yang salah. Kami kemudian mengetahui hal itu dan mengajukan permohonan ulang, tetapi Anda tahu, penundaan bisa terjadi,” kata juru bicara Federasi Sepak Bola Pakistan (PFF), dikutip dari laman Gulfnews, Minggu (20/9/2026).
Selama Solano belum bergabung, persiapan Pakistan ditangani oleh dua asistennya, Titus Bramble dan Walid Javaid. Bramble bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Inggris karena pernah memperkuat sejumlah klub Premier League, termasuk Newcastle United, Ipswich Town, Wigan Athletic, dan Sunderland.
Pakistan sendiri telah mengumumkan 23 pemain untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Kapten Abdullah Iqbal akan memimpin skuad, sementara penyerang berpengalaman Kaleemullah kembali mendapatkan panggilan ke tim nasional.
Pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup, Pakistan tergabung di Division 1 Grup B bersama Vietnam, Thailand, dan Filipina. Grup A dihuni Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Pakistan akan mengawali perjuangan dengan menghadapi Thailand pada 26 September 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. Setelah itu, mereka bertemu Filipina pada 29 September dan menutup fase grup melawan Vietnam pada 2 Oktober.
Format turnamen membuat setiap pertandingan memiliki arti penting karena hanya juara grup yang berhak melaju ke final. Dua runner-up dari Grup A dan Grup B yang berlangsung di Indonesia akan bertemu dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.