news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum PSSI-nya Malaysia Susul FIFA Setelah Sanksi Pemain Naturalisasi Ilegal.
Sumber :
  • Malaysia NT

Sanksi FIFA Selesai, FAM Pastikan 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Tak Bisa Kembali Bela Timnas Malaysia

Sanksi FIFA untuk larangan aktivitas sepak bola bagi tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia selama 12 bulan telah selesai per tanggal 1 Oktober 2026. 
Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:19 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) memastikan tujuh pemain naturalisasi ilegal tak bisa kembali memperkuat Timnas Malaysia walau sanksi FIFA telah selesai. 

Sanksi FIFA untuk larangan aktivitas sepak bola bagi tujuh pemain naturalisasi ilegal Timnas Malaysia selama 12 bulan telah selesai per tanggal 1 Oktober 2026. 

Namun FAM memastikan tujuh pemain, Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal dan Hector Hevel yang terbukti melakukan pemalsuan dokumen kelahiran tak bisa lagi membela Timnas Malaysia. 

Presiden FAM Datuk Ab Ghani Hassan mengakui tidak diizinkannya para pemain ini untuk membela Timnas Malaysia karena dilarang oleh FIFA itu sendiri. 

"Tidak, tidak. Para pemain itu tidak bisa mewakili negara. Karena FIFA tidak mengizinkannya," kata Datuk Ab Ghani dikutip dari laman Utusan Malaysia, Jumat (2/10/2026). 

FIFA sebelumnya menjatuhkan denda CHF350.000 kepada FAM serta denda CHF2.000 dan hukuman 12 bulan kepada masing-masing pemain setelah kasus pelanggaran terkait pemalsuan dan perubahan dokumen.

FIFA juga telah menolak banding FAM dan para pemain sehingga hukuman tersebut tetap diberlakukan. Perkara tersebut kemudian berlanjut ke Mahkamah Timbang Tara Sukan (CAS), membuat status ketujuh pemain menjadi perhatian dalam proses berikutnya.

Di tengah situasi tersebut, FAM juga akan bertemu Menteri Dalam Negeri Malaysia Datuk Seri Saifuddin Nasution Ismail untuk membahas status paspor dan kewarganegaraan para pemain. Ab Ghani menegaskan persoalan tersebut berada di luar kewenangan FAM sehingga federasi membutuhkan penjelasan dari pemerintah Malaysia.

"Masalah yang berkaitan dengan kewarganegaraan dan penerbitan paspor berada di luar yurisdiksi FAM. Jadi, kita semua akan mencari klarifikasi dan bekerja sama erat dengan Kementerian Dalam Negeri untuk menemukan solusi terbaik," katanya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral