- REUTERS/Pedro Nunes
Cristiano Ronaldo Disebut Patung dan Punya Sindrom Setengah Dewa
Jakarta, tvOnenews.com - Cristiano Ronaldo jadi sasaran kritik lagi setelah penyanyi terkenal asal Portugal, Salvador Sobral, melontarkan kritik pedas terhadap penampilan dan sikapnya bersama tim nasional. Pernyataan tersebut bahkan membuat keluarga Georgina Rodriguez turun tangan untuk membela kapten Timnas Portugal itu.
Salvador Sobral merupakan penyanyi yang pernah mengharumkan nama Portugal setelah menjuarai Eurovision Song Contest 2017. Namun, kali ini namanya menjadi perbincangan karena menyebut Ronaldo sudah kesulitan menerima kenyataan mengenai perannya di lapangan.
Kritik tersebut disampaikan Sobral ketika menghadiri acara La Revuelta yang disiarkan stasiun televisi Spanyol, RTVE, pada Rabu (14/10/2026). Dalam wawancara bersama David Broncano, ia menyinggung konflik Ronaldo dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus.
Menurut Sobral, Ronaldo seolah merasa memiliki kedudukan istimewa sehingga sulit menerima keputusan pelatih. Ia bahkan menggunakan istilah sindrom setengah dewa untuk menggambarkan sikap mantan bintang Real Madrid tersebut.
"Dia mengalami sindrom setengah dewa. Dia sulit memahami bahwa pelatihlah yang menentukan siapa yang bermain dan siapa yang tidak," ujar Salvador Sobral dalam program La Revuelta di RTVE.
Tidak berhenti di situ, Sobral turut menyindir penampilan Ronaldo pada Piala Dunia 2026. Ia menggambarkan Portugal seperti hanya bermain dengan 10 pemain dan sebuah patung ketika mengandalkan penyerang berusia 41 tahun tersebut.
Ronaldo sebenarnya mencetak dua gol ketika Portugal menghancurkan Uzbekistan dengan skor 5-0 pada penyisihan grup. Satu gol lainnya tercipta dalam kemenangan 2-1 atas Kroasia pada babak 32 besar.
Namun, perjalanan Portugal akhirnya terhenti pada babak 16 besar setelah kalah 0-1 dari Spanyol. Kegagalan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai ketergantungan Portugal terhadap Ronaldo.
Polemik Ronaldo semakin memanas setelah dirinya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal pada 30 September 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul ketegangan dengan Jorge Jesus setelah Ronaldo hanya duduk di bangku cadangan ketika menghadapi Norwegia.
Ronaldo sebelumnya mengaku kecewa karena merasa pelatih tidak menepati kesepakatan mengenai kesempatan bermainnya. Dalam pernyataan panjang yang diterbitkan beberapa hari kemudian, ia mengungkapkan kronologi perselisihan sekaligus menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setim dan pendukung Portugal.
Portugal tetap menunjukkan performa positif ketika Ronaldo tidak dimainkan dalam beberapa pertandingan berikutnya. Skuad asuhan Jorge Jesus bahkan menyapu bersih empat pertandingan awal UEFA Nations League 2026/2027, meski Ronaldo masih tampil pada laga pertama melawan Wales.
Portugal berhasil mengalahkan Denmark dengan skor 4-2 dan Norwegia 2-1 setelah kepergian Ronaldo dari pemusatan latihan. Rangkaian kemenangan tersebut membuat Portugal memastikan tempat di perempat final Nations League. (fan)