news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Duh, Persija Kena Badai! Gagal Tempel Persib di Klasemen Liga 1, Empat Pilar Macan Kemayoran Tumbang Sekaligus.
Sumber :
  • instagram persija

Duh, Persija Kena Badai! Gagal Tempel Persib di Klasemen Liga 1, Empat Pilar Macan Kemayoran Tumbang Sekaligus

Persija Jakarta gagal memanfaatkan peluang untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen Liga 1, Persib Bandung. Situasi makin rumit setelah sejumlah pemain inti
Kamis, 5 Maret 2026 - 16:24 WIB
Reporter:
Editor :

Sementara itu, Mauro Zijlstra dan Paulo Ricardo bahkan tidak masuk dalam daftar susunan pemain karena sudah lebih dulu menjalani perawatan cedera.

Mauricio Souza mengaku belum dapat memastikan kapan para pemain tersebut bisa kembali merumput.

“Mauro cedera, tidak tahu dia bisa tampil atau tidak di laga berikutnya. Alaeddine juga kita harus lihat dia cederanya apa,” kata Mauricio Souza setelah pertandingan.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi Paulo Ricardo masih belum jelas.

“Paulo, pemain stopper kami, belum tahu dia bisa main atau tidak pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Persija kini memiliki waktu sekitar 11 hari untuk memulihkan kondisi pemain sebelum menghadapi Dewa United pada 15 Maret mendatang.

Tekanan Mental di Perebutan Gelar Juara

Selain faktor cedera, tekanan mental juga menjadi salah satu penyebab inkonsistensi tim-tim papan atas Liga 1 musim ini. Persaingan antara Persib, Persija, dan Borneo FC semakin ketat sehingga setiap pertandingan terasa seperti laga final.

Mauricio Souza bahkan mengakui timnya sering kehilangan fokus setelah berhasil mencetak gol.

“Jangan tanya sama saya, saya tidak tahu kenapa tapi tim kami setelah mencetak gol itu mulai tidak fokus. Setelah 1-1, kami baru dapat mengontrol pertandingan lagi,” kata Mauricio.

Hal serupa juga terlihat pada kubu Persib. Pelatih mereka, Bojan Hodak, bahkan sempat menunjukkan emosi setelah timnya bermain imbang melawan Persebaya.

Berbeda dengan dua rivalnya, pelatih Borneo FC, Fabio Lafundes, justru terlihat lebih percaya diri menghadapi tekanan tersebut. Ia menegaskan bahwa timnya tetap fokus mengejar gelar juara.

“Kami ingin juara. Itu yang kami lakukan dari awal dan sedang kami lakukan. Semua yang kami ciptakan di Borneo sejak awal sudah luar biasa,” ujar Lafundes.

Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, peluang juara kini akan sangat ditentukan oleh ketenangan dan konsistensi setiap tim. 

Jika Persija tidak segera keluar dari krisis cedera dan tekanan mental, bukan tidak mungkin posisi mereka akan digeser oleh pesaing lain di papan atas klasemen Liga 1. (udn)
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral