Zaenal Arief Kenang Debut Bersama Timnas Indonesia, Sempat Terkejut Lihat Level Lawan
- Instagram @zaenalarief96
tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 kembali menjadi sorotan. Di tengah kekecewaan tersebut, legenda Persib Bandung dan Timnas Indonesia, Zaenal Arief, mengungkap cerita menarik dari masa awalnya memperkuat Garuda di ajang internasional.
Timnas Indonesia harus tersingkir setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A, Jumat (7/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut membuat skuad asuhan John Herdman finis di posisi ketiga dengan tujuh poin.
Singapura mengamankan posisi runner-up dengan delapan poin, sedangkan Vietnam keluar sebagai juara grup setelah mengoleksi 10 poin.
- X @timnasindonesia
Hasil ini sekaligus membuat Indonesia kembali gagal melangkah jauh di turnamen tersebut dan tercatat sudah enam kali terhenti di fase grup sepanjang keikutsertaannya di Piala AFF.
Di tengah situasi tersebut, Zaenal Arief mengenang perjalanan awalnya bersama Timnas Indonesia. Kang Abo mengaku mendapat kesempatan memperkuat tim senior ketika usianya masih di bawah 19 tahun.
"Akhirnya gua sampai di titik yang gua harapkan, yang gua impikan, kerja keras gua selama ini juga, pengorbanan selama ini hingga akhirnya bisa sampai di timnas," ungkapnya dilansir dari kanal YouTube Gibah Sports.
Saat bergabung dalam pemusatan latihan, Zaenal ternyata langsung dihadapkan dengan standar permainan yang diterapkan pelatih Timnas Indonesia ketika itu, Ivan Kolev.
Proses seleksi berlangsung cukup ketat. Bahkan, sejumlah pemain yang sebelumnya menjadi langganan tim nasional tidak berhasil melanjutkan proses tersebut. Kondisi itu membuat Zaenal sempat tidak percaya dirinya justru tetap bertahan.
"Kok gua masih bertahan, nggak salah ini? Kuncinya waktu itu setiap hari, setiap latihan, gua harus perform, harus loyal, harus jaga kondisi, harus belajar profesional di situ, apa pun yang dimau pelatih gua jalankan," tuturnya.
Kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil. Zaenal berhasil masuk ke skuad utama dan menjalani debut internasionalnya pada Piala Tiger 2002.
"Debut pertama melawan Myanmar, langsung inti, dampingi BP (Bambang Pamungkas), kedua lawan Kamboja baru cetak gol, kalau gak salah ya," tuturnya.
- Instagram/zaenalarief96
Menariknya, Zaenal juga mengungkapkan pengalaman unik ketika pertama kali menghadapi lawan-lawan di level internasional. Ia sempat merasa kemampuan tim lawan tidak terlalu sulit untuk dihadapi.
Load more