- X timnasindonesia
Dulunya Berjuang Masuk Timnas Indonesia sampai Cetak Sejarah, Fadly Alberto Kini Terancam Dikeluarkan karena Kasus ini
Jakarta, tvOnenews.com- Pemain timnas Indonesia, Fadly Alberto tengah menjadi sorotan publik karena perilakunya di dalam lapangan.
Fadly Alberto merupakan pemain timnas Indonesia U20 ini tengah viral karena aksi tidak terpuji dalam pertandingan EPA U-20 antara Bhayangkara FC vs Dewa United.
- Instagram @smgfootball
Diketahui dalam laga yang dihelat di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4). Fadly Alberto terlihat melayangkan tendangan kungfu ke arah pemain Dewa United.
Nasibnya pun disebut sudah diujung tanduk. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji yang tegas mengatakan jika Fadly Alberto akan dicoret dari Timnas Indonesia U-20.
"Sudah dicoret di timnas, Fadly Alberto Hengga. Dia pemain kunci timnas U-20,“ kata Sumardji seperti yang dikutip tvonenews.com dari Instagram @futboll.indonesiaa, dikutip Senin (20/4).
- X timnasindonesia
Kisah Inspiratif Fadly Alberto
Merangkum dari informasi tvOnenews.com, Alberto berasal dari keluarga yang kurang mampu. Ia merakit kariernya sebagai pemain bola dengan penuh usaha dan doa sang ibu.
Hal itu pernah ia sampaikan kepada AFC, kalau pemain kelahiran Timika itu dikenal sebagai pemain timnas Indonesia muda yang bertalenta.
"Sejak kecil, saya selalu memegang bola, dan saya selalu merasa memiliki darah pemain bola,” katanya dikutip dari laman resmi AFC.
Bahkan tidak diduga juga, jika sang ibu sudah menopang sang anak sejak kecil untuk ikut turnamen. Ini menjadi dukungan total dari orang tuanya.
“Ibu saya mengajak saya ke turnamen di mana pun diadakan, dan saya mulai bermain dengan serius pada usia sembilan tahun dan menjadi bagian dari tim nasional U16 pada usia 15 tahun," cerita pemain Bhayangkara FC yang lagi viral ini.
Pemain kelahiran tahun 2008 itu, juga semapt sempat menorehkan sejarah. Mimpinya perlahan mulai tercapai dengan berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 melangkah ke Piala Dunia U-17 2025.
- AFC
Lebih lanjut kalau Fadly tinggal dan dibesarkan di lingkungan keluarga ibunya di Kabupaten Bojonegoro, dengan segala keterbatasannya.
Diketahui juga, ibu Fadly yang single parent (orang tua tunggal) hanya bekerja serabutan dengan membantu para tetangga yang membutuhkan jasanya, seperti mencuci pakaian dan merawat anak.
Bakat pemain timnas Indonesia itu, sudah terlihat sejak bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Sukorejo Putra Bojonegoro.
Berangkat dari SSB tersebut, Fadly pun memulai karirnya sebagai pemain sepak bola. Saat itu, Fadly masih duduk di bangku kelas 2 SD.
“Permulaan Fadly ikut SSB umur delapan tahun. Jadi ikut latihan tiga kali itu sudah kelihatan talentanya," katanya.
"Mempunyai bakat lebih dari yang lainnya yang seumurannya. Bahkan dia bisa mengimbangi umur di atasnya. Sejak saat itu dia sudah sering ikut turnamen kelompok umur,” terang Hadi Purwanto (45) Minggu (23/6/2024).(klw)