- instagram Persib Bandung
Persib Bandung Hajar Bhayangkara FC 4-2, Kembali Puncaki Super League 2025/2026, Bobotoh: Langsung Aja Kasih Pialanya ke King Persib!
tvOnenews.com - Kebangkitan luar biasa ditunjukkan Persib Bandung saat menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Sempat tertinggal dua gol lebih dulu, Maung Bandung justru tampil menggila dan menutup laga dengan kemenangan 4-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).
Kemenangan dramatis ini langsung mengantarkan Persib kembali ke puncak klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan koleksi 69 poin.
Jumlah tersebut memang sama dengan Borneo FC, namun Persib unggul dalam head to head. Euforia pun pecah di kalangan bobotoh, yang menyebut performa ini sebagai “DNA juara” yang akhirnya kembali.
Comeback Gila Persib: Dari 0-2 Jadi 4-2
Laga dimulai dengan mimpi buruk bagi Persib. Baru menit ke-6, Bhayangkara FC unggul lewat gol Bernard Doumbia, disusul Mousa Sidibe pada menit ke-26. Skor 2-0 membuat Maung Bandung berada di bawah tekanan besar.
Namun, momentum berubah di penghujung babak pertama. Federico Barba memperkecil ketertinggalan lewat gol di menit 45+2, memberi harapan baru bagi tim.
Memasuki babak kedua, Persib langsung tancap gas. Gol penyama kedudukan datang dari Rosembergne “Berguinho” da Silva pada menit ke-49 setelah memanfaatkan umpan Layvin Kurzawa. Hanya berselang 11 menit, Beckham Putra Nugraha membalikkan keadaan menjadi 3-2.
Puncaknya terjadi di menit 89 saat Adam Alis Setyano mencetak gol keempat melalui tembakan keras yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Skor 4-2 pun bertahan hingga akhir, meski sempat ada gol Bhayangkara yang dianulir VAR di masa injury time.
- instagram Persib Bandung
Kunci Kemenangan: Pergantian Pemain dan Mental Baja
Salah satu faktor penting di balik kemenangan Persib adalah keputusan taktis pelatih saat jeda babak pertama. Masuknya Layvin Kurzawa menggantikan Robi Darwis terbukti mengubah dinamika serangan.
Kurzawa langsung memberi dampak lewat assist untuk gol Berguinho. Selain itu, lini tengah yang dikomandoi Marc Klok dan Thom Haye mampu mengontrol tempo permainan lebih baik di babak kedua.
Dari sisi statistik, Persib menunjukkan efisiensi tinggi. Empat gol dari situasi terbuka menjadi bukti ketajaman lini depan.