- instagram Persib Bandung
Reaksi Bobotoh Soal Performa Layvin Kurzawa di Laga Bhayangkara FC Super League 2025/2026: Ini yang Persib Butuhkan, Crossing Kelas Eropa!
tvOnenews.com - Nama Layvin Kurzawa langsung jadi sorotan usai Persib Bandung mencatat kemenangan dramatis atas Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026.
Masuk sebagai pemain pengganti, Kurzawa menjadi pembeda dalam laga yang berakhir 4-2 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026).
Remontada yang dilakukan Persibtak lepas dari kontribusi sang bek kiri asal Prancis. Dalam situasi tertinggal dua gol, kehadiran Kurzawa mengubah ritme permainan secara drastis.
Crossing khas Eropa yang ia tunjukkan menjadi senjata mematikan yang membuka jalan kebangkitan Maung Bandung sekaligus mengantarkan mereka kembali ke puncak klasemen Super League 2025/2026.
Layvin Kurzawa Jadi Sorotan: Crossing Satu Sentuhan yang Mematikan
Masuk di awal babak kedua menggantikan Robi Darwis, Layvin Kurzawa langsung memberikan dampak instan.
Pada menit ke-49, ia mengirimkan umpan silang akurat yang disambut sundulan Berguinho untuk menyamakan skor menjadi 2-2.
Gaya bermain Kurzawa yang simpel namun efektif langsung mencuri perhatian. Tanpa banyak dribel atau sentuhan berlebihan, ia mampu menciptakan peluang hanya dengan satu umpan matang.
- instagram Persib Bandung
Hal ini bahkan disorot akun Instagram bluebood_id yang menyebut, “Ini yang Persib butuhkan, crossing ala Eropa, satu sentuhan langsung jadi peluang.”
Jika dibandingkan dengan babak pertama, serangan Persib terlihat lebih hidup setelah Kurzawa masuk. Lebar permainan meningkat, dan distribusi bola ke kotak penalti menjadi lebih konsisten.
Remontada Persib: Dari Tertinggal ke Puncak Klasemen
Sebelumnya, Persib sempat berada dalam tekanan setelah Bhayangkara FC unggul cepat melalui gol Bernard Doumbia (6’) dan Mousa Sidibe (26’). Skor 0-2 membuat Maung Bandung harus bekerja ekstra keras.
Namun, gol Federico Barba di menit 45+2 menjadi titik balik. Memasuki babak kedua, dominasi Persib semakin terasa. Selain gol penyama dari Berguinho, Beckham Putra Nugraha membawa tim berbalik unggul 3-2 di menit 60.
Adam Alis kemudian memastikan kemenangan lewat gol keempat pada menit 89. Secara statistik, Persib mencetak empat gol dari situasi terbuka, dengan dua di antaranya berasal dari skema crossing, sesuatu yang meningkat signifikan setelah masuknya Kurzawa.
Kemenangan ini membuat Persib mengoleksi 69 poin, sama dengan Borneo FC, namun unggul head to head. Artinya, mereka kembali memimpin klasemen sementara Super League 2025/2026.
Reaksi Netizen: “Harga Tak Pernah Bohong”
Penampilan Layvin Kurzawa langsung menuai pujian dari para pendukung. Banyak yang menilai kualitasnya sebagai pemain Eropa benar-benar terlihat di lapangan.
“Crossing khas Eropa,” tulis salah satu netizen.
“Harga gak bisa bohong,” tambah komentar lain.
“Kelas Eropa pisan, umpan berkelas finishing edas,” tulis fans lainnya.
Tak sedikit pula yang menilai bahwa kehadiran Kurzawa menjadi missing piece dalam skema permainan Persib musim ini. Bahkan, ada yang menyebut performa tim meningkat drastis setelah ia masuk.
Menariknya, jika melihat perbandingan, kontribusi satu assist dari Kurzawa di laga ini langsung berdampak pada perubahan skor dan momentum. Ini menunjukkan betapa pentingnya pemain dengan kualitas delivery bola yang presisi.
Efek Taktis Kurzawa dan Peluang Juara Persib
Masuknya Layvin Kurzawa tidak hanya berdampak pada satu gol, tetapi juga mengubah pendekatan serangan Persib Bandung secara keseluruhan. Lebar lapangan dimanfaatkan maksimal, dan lini depan mendapat suplai bola yang lebih berkualitas.
Di sisi lain, pertahanan tetap solid berkat penyelamatan penting Teja Paku Alam, termasuk menggagalkan peluang emas Mousa Sidibe di babak kedua. Kombinasi lini belakang yang kokoh dan serangan efektif membuat Persib tampil lebih seimbang.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, performa seperti ini menjadi modal penting dalam perburuan gelar. Remontada atas Bhayangkara FC bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga bukti bahwa Persib memiliki kedalaman skuad dan fleksibilitas taktik.
Kini, perhatian tertuju pada konsistensi. Jika Kurzawa terus tampil seperti ini, bukan tidak mungkin Persib akan mengunci gelar Super League 2025/2026 dengan gaya yang meyakinkan. (udn)