- instagram Persib Bandung
5 Fakta Gila Persib Bandung usai Juara Super League 2025/2026: Resmi Jadi Klub Tersukses di Indonesia!
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas status Persib sebagai tim paling konsisten dalam tiga musim terakhir di sepak bola Indonesia.
3. Panca Takhta dan Trofi Kesepuluh Persib
Gelar musim ini juga melengkapi panca takhta atau bintang kelima Persib sejak era Liga Indonesia dimulai.
Selain lima trofi era modern, Persib juga memiliki sejarah panjang sejak era Perserikatan. Klub kebanggaan Bobotoh itu pernah menjuarai Kejuaraan Nasional PSSI 1937, 1959/1961, Perserikatan 1986, 1989/1990, dan 1993/1994.
Jika digabungkan, gelar musim ini menjadi trofi kesepuluh Persib di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Bahkan, jumlah tersebut sebenarnya berpotensi menjadi 11 gelar jika titel musim 1950 tercatat secara resmi.
Persib kini unggul atas PSM Makassar dan Persija Jakarta yang sama-sama mengoleksi tujuh gelar nasional.
- instagram Persib Bandung
4. Bojan Hodak dan Strategi di Laga Penentuan
Pada pertandingan penentuan gelar, pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya dengan memainkan Teja Paku Alam di bawah mistar.
Lini belakang diperkuat Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba. Sementara lini tengah dipercayakan kepada Adam Alis, Frans Putros, Beckham Putra Nugraha, dan Thom Haye.
Meski tampil dominan, Persib kesulitan membongkar pertahanan Persijap. Dalam laga yang dipimpin wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, sejumlah peluang emas gagal dikonversi menjadi gol.
Tendangan bebas Thom Haye pada menit ke-53 berhasil ditepis kiper Persijap, Muhammad Nurdiansyah. Semenit kemudian, peluang Andre Jung kembali digagalkan.
5. GBLA Jadi Lautan Biru Perayaan Juara
Meski laga berakhir tanpa gol, suasana Stadion GBLA berubah menjadi pesta besar setelah peluit panjang dibunyikan.
Para pemain Persib langsung berpelukan di lapangan, sementara ribuan Bobotoh bersorak merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
Persib terus menekan hingga menit akhir pertandingan. Bahkan, Bojan Hodak sempat memasukkan Saddil Ramdani pada menit ke-90 demi mencari gol kemenangan.
Namun skor 0-0 bertahan hingga laga usai. Hasil itu tetap menjadi akhir sempurna bagi Persib yang kini resmi mengukuhkan diri sebagai klub tersukses di era Liga Indonesia.
Dari generasi ke generasi, Maung Bandung akhirnya benar-benar menorehkan sejarah dengan tinta biru yang akan selalu dikenang sepak bola Indonesia. (udn)