- tvonenews-Dwi RB
Bentuk Syukur Persib Juara, Umuh Muchtar Kurban Belasan Sapi
Bandung, tvOnenews.com - Manajer Persib, Umuh Muchtar memaknai ibadah kurban tahun ini dengan rasa syukur berlipat ganda. Ini tidak lepas dari keberhasilan Persib meraih gelar juara tiga kali berturut-turut.
Umuh turut memperingati hari raya Idul Adha 1447 H pada Rabu (27/5/2026). Dia melanjutkan tradisinya dengan menyembelih hewan kurban di lingkungan rumah yang terletak di Gang Desa, Kiaracondong, Kota Bandung.
Belasan ekor hewan kurban disembelih dan disebar ke beberapa titik. Mulai dari pondok pesantren hingga wilayah pemukiman warga di kawasan Sumedang dan Bandung.
"Disebar di pesantren-pesantren, ada dua. Terus di sini juga, pesantren enam kalau tidak salah, enam atau tujuh. Lalu buat Idul Adha juga ada pembagian di Tanjungsari," ujar Umuh Muchtar saat diwawancara di Masjid Al-Mayacub, Kota Bandung, Rabu (27/5/2026).
Umuh menjelaskan bahwa tahun ini total hewan kurban yang disiapkan dari keluarga besarnya, termasuk yayasan Ar-Rahman, berkisar antara 14 hingga 15 ekor. Sebagian besar difokuskan untuk wilayah Tanjungsari.
"Di sini saya dua atau tiga, sama anak saya. Kurang lebih semua ada 14 atau 15 dari Ar-Rahman juga. Di Tanjungsari sekitar 10. Biasa saya bisa sampai 20, tetapi karena situasi dan keterbatasan waktu, jadi tahun ini segitu. Tetapi alhamdulillah tetap ada," jelasnya.
Bagi Umuh, momentum Idul Adha kali ini terasa jauh lebih emosional dan bermakna. Keberhasilan Persib menjadi yang terbaik di Indonesia dinilainya sebagai salah satu bentuk rezeki yang luar biasa.
"Ya, apalagi kan Persib juara, ini menjadi suatu kenikmatan untuk saya. Apa yang saya keluarkan dan berikan semua lillahi ta’ala. Ini rezeki bersama. Saya yakin Allah akan ganti lagi rezeki yang saya keluarkan. Alhamdulillah selalu diganti oleh Allah, asalkan kita memberikan dengan ridho dan ikhlas," ungkap pria berusia 77 tahun tersebut.
Prinsip hidup untuk tidak pernah takut kekurangan karena berbagi selalu ditanamkan Umuh. Dia juga turut menularkan itu kepada anak dan cucunya.
"Alhamdulillah anak saya juga ikut berkurban. Saya minta dia berbagi ke sana dan ke sini, alhamdulillah terlaksana. Di Tanjungsari juga memberi, di sini juga memberi, termasuk melakukan penyembelihan kurban," jelasnya.
"Ini menjadi suatu kenikmatan dan kebahagiaan bagi saya. Semakin banyak saya mengeluarkan, insya Allah semakin banyak juga Allah menggantinya. Saya yakin Allah selalu mengganti," pungkasnya.