news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kiper Palestina Tewas di Gaza, Suporter Gelar Aksi Solidaritas.
Sumber :

Bendera Palestina Berkibar di Piala Dunia 2026, Cara Protes Agar FIFA Beri Hukuman pada Israel

Di berbagai stadion hingga tempat umum di tuan rumah Piala Dunia, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, juga menjadi arena penyampaian solidaritas terhadap Palestina.
Jumat, 3 Juli 2026 - 01:46 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bendera Palestina berkibar di Piala Dunia 2026 walau pun Palestina tak berpartisipasi. Dukungan suporter sepak bola untuk kemerdekaan Palestina juga desakan untuk FIFA agar memberikan hukuman pada Israel terus bersuara. 

Di berbagai stadion hingga tempat umum di tuan rumah Piala Dunia, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, juga menjadi arena penyampaian solidaritas terhadap Palestina.

Sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia 2026, banyak suporter dari berbagai negara terlihat membawa bendera Palestina, mengenakan atribut khas Palestina, hingga menyerukan slogan "Free Palestine". Aksi tersebut dilakukan baik sebelum pertandingan berlangsung maupun saat laga sedang berjalan di dalam stadion.

Dukungan terhadap Palestina datang dari berbagai kelompok suporter, termasuk negara-negara peserta Piala Dunia yang secara terbuka menunjukkan solidaritas mereka terhadap masyarakat Palestina di tengah konflik yang masih berlangsung di Jalur Gaza.

Salah satu aksi yang paling mencuri perhatian terjadi saat Timnas Turki menghadapi Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D. Seorang suporter Turki membentangkan bendera Palestina di belakang gawang sepanjang pertandingan hingga beberapa kali tertangkap kamera siaran langsung.

Dukungan serupa juga terlihat pada pertandingan babak 32 besar antara Jerman dan Paraguay. Sebuah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan seorang anak tampak mengibarkan bendera Palestina di tribun stadion.

Seorang suporter Palestina yang juga merupakan warga negara Amerika Serikat mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk solidaritas yang akan terus mereka suarakan.

"Kami adalah warga Palestina-Amerika. Kami merayakan Palestina sepanjang Piala Dunia. Mereka tidak akan pernah bisa menghentikan kami. Bebaskan Palestina!" ujar seorang suporter dikutip dari laman Middle East Monitor, dikutip Jumat (3/7/2026).

Suporter Maroko juga menjadi salah satu kelompok yang paling vokal menunjukkan dukungan terhadap Palestina. Sebelum laga melawan Brasil di New York New Jersey Stadium, ribuan pendukung Maroko berkumpul di kawasan Times Square, New York.

Mereka mengibarkan bendera Palestina sambil meneriakkan slogan "Free Palestine" sebelum kemudian membawa aksi solidaritas tersebut ke tribun stadion saat pertandingan berlangsung. Dukungan serupa kembali ditunjukkan suporter Maroko ketika tim kesayangannya menghadapi Belanda di babak 32 besar.

Aksi solidaritas juga datang dari pendukung Bosnia dan Herzegovina saat tim mereka menghadapi Swiss di Los Angeles. Selain mengibarkan bendera Palestina, para suporter membawa spanduk bertuliskan "Dukungan untuk Palestina dari Sarajevo."

Bagi masyarakat Bosnia, dukungan tersebut memiliki makna emosional tersendiri karena mereka pernah mengalami tragedi genosida pada periode 1991 hingga 1995.

Sementara itu, saat pertandingan Bosnia dan Herzegovina melawan Qatar, seorang suporter Qatar terlihat mengenakan keffiyeh atau syal khas Palestina sambil membawa bendera Palestina di tribun stadion.

Dukungan terhadap Palestina juga tampak pada pertandingan Prancis melawan Senegal. Seorang pendukung Prancis terlihat mengibarkan bendera Palestina sesaat sebelum laga dimulai di New York New Jersey Stadium.

Hal serupa terjadi menjelang pertandingan Brasil melawan Jepang di babak 32 besar. Saat ribuan pendukung Brasil berjalan menuju stadion, salah seorang di antaranya membawa bendera Palestina di tengah rombongan suporter.

Di Seattle, aksi solidaritas muncul di luar stadion yang menggelar pertandingan Mesir melawan Iran. Seorang perempuan mengenakan kostum Patung Liberty sambil membawa bendera Palestina dan Lebanon serta menyerukan kebebasan bagi kedua wilayah tersebut.

Selain aksi para suporter, seruan untuk memberikan sanksi kepada Israel juga semakin menguat di komunitas sepak bola internasional. Kampanye bertajuk **"Show Israel Red Card"** kembali menggema di berbagai negara sebagai bentuk desakan agar Israel dijatuhi larangan mengikuti kompetisi olahraga internasional.

Sejumlah klub sepak bola dan komunitas suporter dari berbagai negara ikut menyuarakan dukungan terhadap kampanye tersebut. Mereka menilai dunia olahraga perlu mengambil sikap atas konflik yang terjadi di Gaza.

Laporan Anadolu Agency menyebutkan bahwa selama lebih dari dua tahun konflik berlangsung, lebih dari 1.000 atlet, yang sebagian besar merupakan pesepak bola, dilaporkan meninggal dunia. Selain itu, hampir 300 fasilitas olahraga juga disebut mengalami kerusakan akibat perang.

Dalam ajang Piala Dunia 2026 sendiri, baik Palestina maupun Israel sama-sama gagal lolos ke putaran final. Palestina tidak berhasil melewati babak kualifikasi zona Asia dan selama proses kualifikasi juga harus memainkan sejumlah laga kandang di tempat netral karena alasan keamanan.

Sementara itu, Israel juga gagal mengamankan tiket ke putaran final setelah tidak mampu lolos dari babak kualifikasi.

Meski tidak tampil sebagai peserta, isu Palestina tetap menjadi salah satu sorotan di Piala Dunia 2026 melalui berbagai aksi solidaritas yang dilakukan para suporter dari sejumlah negara di berbagai stadion penyelenggara turnamen.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

15:18
04:32
02:47
01:52
03:57
05:53

Viral