- @Erling
Kenapa Haaland Bawa Pulang Rakun dari Piala Dunia 2026? Ternyata Harganya Selangit
tvOnenews.com - Erling Haaland kembali mencuri perhatian publik, tetapi kali ini bukan karena ketajamannya di lapangan.
Penyerang Timnas Norwegia itu justru menjadi perbincangan setelah terlihat membawa pulang suvenir yang tidak biasa usai Piala Dunia 2026.
Saat tiba bersama skuad Norwegia di Oslo pada Senin (13/7/2026), Haaland turun dari pesawat sambil membawa tas jinjing di tangan kanan dan seekor rakun awetan atau taksidermi di tangan kirinya.
Penampakan benda unik itu langsung viral di media sosial dan memunculkan pertanyaan dari banyak penggemar.
Mengapa Haaland memilih membawa pulang rakun awetan, bukan suvenir khas lain yang lebih umum?
Perjalanan Norwegia di Piala Dunia 2026 memang telah berakhir setelah takluk 1-2 dari Inggris pada babak perempat final. Meski gagal melaju lebih jauh, Haaland tetap tampil impresif sepanjang turnamen dengan koleksi tujuh gol.
Namun, perhatian publik justru beralih ketika sang striker Manchester City terlihat menenteng seekor rakun awetan yang memegang botol minuman keras.
Momen tersebut kemudian dibagikan Haaland melalui media sosial.
"It followed me home ??" tulis Haaland di akun X miliknya @Erling.
Unggahan itu pun memancing ribuan komentar dari penggemar yang penasaran dengan asal-usul suvenir tersebut.
Berdasarkan penelusuran The Athletic, rakun awetan tersebut dibeli Haaland di Wild Bill's Western Store, sebuah toko perlengkapan bergaya koboi yang cukup terkenal di Dallas, Texas.
Saat berkunjung ke sana, Haaland juga terlihat mencoba berbagai atribut khas Texas, mulai dari topi koboi bertuliskan nomor punggung 9 dan inisial namanya, sepatu bot berbahan kulit ular, hingga kaus bertuliskan "Y'all Can Kiss My Dallas."
Pemilik toko, Julie Newport, membenarkan bahwa rakun awetan yang viral itu memang berasal dari tokonya.
"Itu dari kami," kata Newport kepada The Athletic.
Rakun awetan yang dibawa Haaland bukan barang murah.
Menurut Julie Newport, suvenir bernama Whiskey Raccoon itu dijual seharga 750 dolar AS, atau sekitar Rp13 juta dengan kurs saat ini.
Menariknya, setelah foto Haaland viral, stok rakun serupa langsung habis terjual.
"Kami memiliki beberapa rakun awetan di toko selama beberapa tahun terakhir, dan dia jelas tertarik pada itu dan beberapa tupai."
"(Sejak Haaland memposting di media sosial), kami sudah memesan rakun lain - kami menaruhnya di rak hari ini tetapi pada saat kami menaruhnya di rak, seseorang sudah membelinya secara online."
Julie menjelaskan bahwa rakun tersebut juga tergolong langka karena pengrajin taksidermi yang selama ini menjadi pemasok mereka telah pensiun.
"Pengrajin pengawetan hewan yang jadi pemasok kami sudah pensiun. Saya pikir saya mungkin akan mendapatkan satu atau dua lagi. Harganya 750 Dolar."
Julie Newport juga mengungkap cerita menarik saat Haaland datang berbelanja.
Pihak toko sengaja mengunci pintu selama sekitar satu setengah jam agar Haaland dan rombongan Timnas Norwegia dapat berbelanja dengan nyaman tanpa gangguan pengunjung lain.
"Saya menoleh ke manajer saya, Miguel, dan berkata: 'Kunci pintunya. Kita akan membuat ini istimewa untuknya'."
Menurut Julie, keputusan tersebut dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada atlet yang sedang berlaga di panggung sepak bola dunia.
Tak hanya rakun awetan yang laris, kunjungan Haaland juga membawa dampak besar bagi bisnis Wild Bill's Western Store.
Julie mengungkapkan toko mereka kini menerima sekitar 2.000 pesanan online, dengan sekitar 30 persen berasal dari luar Amerika Serikat.
"Saat ini kami memiliki sekitar 2.000 pesanan online, sekitar 30 persen di antaranya berasal dari luar negeri."
Ia mengatakan, sebelum Haaland datang, pelanggan internasional bukanlah pasar utama toko tersebut.
Kini, banyak orang ingin membeli topi koboi, sepatu bot, hingga berbagai barang yang pernah dikenakan Haaland.
"Ini sangat menyenangkan dan semua orang ingin menciptakan kembali momen di tangga. Mereka menginginkan sepatu botnya."
Mengapa Memilih Rakun?
Hingga kini Haaland belum menjelaskan alasan spesifik memilih rakun awetan sebagai oleh-oleh.
Namun, sejumlah media olahraga, termasuk Sports Illustrated, menilai pilihan tersebut sesuai dengan karakter Haaland yang dikenal santai, nyentrik, dan memiliki selera humor unik di luar lapangan.
Media itu juga menyoroti bahwa rakun bukanlah hewan yang umum dijumpai di Norwegia sehingga bisa menjadi kenang-kenangan yang cukup unik dari Amerika Serikat.
Bahkan setelah tiba di Norwegia, Haaland mengajak para pengikutnya di media sosial memilih nama untuk rakun tersebut.
Ia memberikan beberapa opsi, seperti Cowboy, Ranger, TEX, dan R.O.W. (Raccoon On Wheels).
Terlepas dari kegagalan Norwegia melaju ke semifinal, Haaland mengaku tetap menikmati pengalaman bermain di Piala Dunia 2026.
“Saya cukup bahagia dengan hidup saya. Saya menikmatinya. Saya berada di tempat yang baik. Dan, maksud saya, agak sulit untuk mencerna pertunjukan atau komidi putar yang telah kami jalani selama enam minggu terakhir ini.”
“Ada begitu banyak tekanan, begitu banyak emosi. Jujur saja, ini terasa luar biasa.”
“Ini telah menjadi minggu-minggu terbaik dan perjalanan terbaik yang pernah saya alami sepanjang hidup saya,” ujar Haaland.
Bagi banyak penggemar, perjalanan Haaland di Piala Dunia 2026 mungkin telah berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Namun, rakun awetan yang dibawanya pulang justru menjadi salah satu cerita paling unik dari turnamen empat tahunan tersebut, bahkan sukses membuat sebuah toko koboi di Dallas mendadak kebanjiran pesanan dari berbagai penjuru dunia.
(tsy)