- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Unai Emery Puji Taktik Indonesia All Stars Hadapi Aston Villa, Kurniawan Dwi Yulianto Pilih Rendah Hati
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto memilih bersikap rendah hati. Hal ini usai taktik yang ia terapkan mendapatkan pujian langsung dari juru taktik Aston Villa, Unai Emery.
Indonesia All Stars baru saja melakoni laga persahabatan menghadapi Aston Villa. Duel ini tersaji dalam ajang pramusim tim asal Inggris tersebut.
Pertandingan itu sendiri baru saja berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu (1/8/2026) malam WIB.
- tvOnenews/Ilham Giovanni Pratama
Setelah laga, Unai Emery secara khusus memberikan pujian kepada skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto. Ia menilai Indonesia All Stars memiliki level permainan yang sangat bagus.
"Ini bukan kejutan karena pagi ini kami sempat berbicara dengan pelatih asal Spanyol, pelatih yang ada di sini di Jakarta, dan dia memberi tahu kami bahwa sepak bola di Indonesia berkembang pesat," ujar Emery di SUGBK, Sabtu.
"Dan para pemain yang bertanding hari ini menunjukkan kapasitas serta keterampilan mereka. Saya pikir mereka terorganisasi dengan baik, dan level permainan saat menghadapi kami sangat bagus untuk kami," tambahnya.
Saat disinggung hal tersebut, Kurniawan memiliki bersikap rendah hati. Eks pelatih Timnas Indonesia U-17 tersebut menilai jika segala pujian itu seharusnya diberikan kepada para pemain.
Kurniawan mengatakan bahwa para pemain berhasil menerapkan intruksi yang ia berikan. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya tak ingin anak asuhnya tampil terlalu keras.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Pasalnya, laga menghadapi Aston Villa tersebut tersaji dalam masa pramusim dengan segala risiko bisa mengalami cedera.
"Enggak, enggak, enggak. Itu pemain aja lah yang mau disiplin. Jadi dari awal kita sudah sepakat bahwa eh ini memang pertandingan pre-season," kata Kurniawan.
"Kita sangat berhati-hati sekali lah. Satu sisi kita enggak mau pemain cedera, satu sisi ini juga kesempatan untuk melawan tim besar," sambungnya.
Lebih lanjut, pria akrab yang disapa 'Si Kurus' tersebut menilai bahwa para pemain mampu tampil dalam kesatuan sebagai tim. Menurutnya, itu menjadi hal yang paling utama.
Mantan asisten pelatih Como 1907 itu mengapresiasi para pemainnya yang mampu membaca permainan dengan sangat baik, mulai dari menyerang hingga bertahan.
"Jadi yang pasti, bagaimana pemain bermain as a team, itu yang, yang kita tekankan dari awal. Dan alhamdulillah pemain bisa memahami lah," ucap Kurniawan.
"Jadi ketika kita attack, selalu kita ada opsi, ada support. Defend juga. Jadi pemain bermain tidak terlalu capek untuk cover satu sama lain," tutupnya.
(igp)