news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik.
Sumber :
  • tvOnenews-Julio Tri Saputra

Permalukan Timnas Indonesia 3-0, Kim Sang-sik Bongkar 'Rahasia' Kemenangan Vietnam: Saya Buang Kemeja Putih Pembawa Sial!

Vietnam berhasil mempermalukan Timnas Indonesia dengan skor telak 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026).
Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:37 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik ternyata punya jawaban tersendiri atas keberhasilan Golden Star Warriors di babak penyisihan Grup A Piala AFF 2026. 

Vietnam berhasil mempermalukan Timnas Indonesia dengan skor telak 3-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). 

Kemenangan tersebut bukan hanya membawa Vietnam ke puncak klasemen Grup A saja, tapi juga memperlihatkan pada suporter Timnas Indonesia siapa juara bertahan Piala AFF.

Tiga gol Vietnam dicetak Nguyen Van Vi, Nguyen Hai Long, dan Nguyen Xuan Son. Hasil ini sekaligus menjadi kekalahan pertama Timnas Indonesia di era John Herdman dalam ajang Piala AFF 2026 dan membuat persaingan menuju semifinal semakin ketat, karena skuad Garuda kini wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir melawan Singapura.

Usai pertandingan, pelatih Vietnam Kim Sang-sik menjadi sorotan bukan hanya karena keberhasilannya meredam permainan Indonesia, tetapi juga karena pengakuannya yang ternyata di luar ekspektasi. 

Juru taktik asal Korea Selatan itu mengaitkan kemenangan timnya dengan cerita unik mengenai pakaian yang dikenakannya.

"Saya sudah membuang kemeja putih itu. Saya juga sudah bilang kepada istri saya untuk membuang semua baju putih yang ada di lemari," ujar Kim Sang-sik sambil tersenyum dilansir dari laman The Thao 247, Selasa (4/8/2026).

Kim Sang-sik tak menampik bahwa kemeja putih yang dikenakannya ternyata membawa hasil minor bagi Vietnam. Sebut saja ketika dia menggunakan kemeja putih ketika Vietnam ditahan imbang oleh Singapura. 

Dia memang tampil berbeda dengan biasanya yang identik dengan kemeja hitam di pinggir lapangan.

Sebelum menghadapi Indonesia, kisah mengenai "kemeja pembawa sial" itu memang sempat menjadi perbincangan di kalangan pendukung Vietnam. 

Kim Sang-sik bahkan mengaku membaca berbagai komentar suporter yang menghubungkan warna pakaiannya dengan hasil pertandingan, sehingga ia kembali memilih mengenakan kemeja hitam saat bertandang ke Pakansari.

Meski dibumbui cerita ringan, kemenangan Vietnam sejatinya lahir dari persiapan taktik yang matang. Tim asuhan Kim Sang-sik tampil disiplin saat bertahan dan sangat efektif memanfaatkan transisi cepat setiap kali merebut penguasaan bola dari Indonesia.

Gol cepat pada menit keenam langsung mengubah jalannya pertandingan. Vietnam mampu memanfaatkan kesalahan awal Indonesia sebelum Nguyen Van Vi mencetak gol pembuka, disusul Nguyen Hai Long yang menggandakan keunggulan hanya delapan menit kemudian melalui serangan balik cepat.

Dominasi Vietnam berlanjut pada babak kedua. Saat Indonesia mulai meningkatkan intensitas serangan melalui sejumlah pergantian pemain, Vietnam justru kembali menghukum lini belakang Garuda lewat penyelesaian Nguyen Xuan Son pada menit ke-71 yang memastikan kemenangan 3-0.

Keberhasilan Kim Sang-sik juga terlihat dari caranya mematikan sejumlah pemain kunci Indonesia. 

Thom Haye yang selama dua laga sebelumnya menjadi motor permainan Garuda dibuat kesulitan mengatur tempo pertandingan, sementara lini depan yang dihuni Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, hingga Mitchell Lee Baker minim memperoleh ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.

Secara statistik permainan, Vietnam tampil jauh lebih efektif. Meski Indonesia berusaha menguasai bola dan bermain menyerang sesuai filosofi John Herdman, efektivitas penyelesaian akhir serta organisasi pertahanan Vietnam menjadi pembeda utama sepanjang laga.
 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:40
01:28
01:58
25:00
02:02
01:19

Viral