- Reuters
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool
Kekayaan Jeff Bezos dan Eduardo Saverin
Keterlibatan Bezos membuat kesepakatan ini semakin menjadi sorotan. Berdasarkan data Forbes pada Juli 2026, kekayaan bersih Jeff Bezos berada di kisaran US$243 miliar (Rp4.319 triliun), meski angka tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham dan aset yang dimilikinya.
Bezos merupakan pendiri Amazon dan saat ini menjabat sebagai executive chairman perusahaan tersebut. Sementara itu, Eduardo Saverin juga masuk jajaran miliarder dunia.
Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sekitar US$35,8 miliar (Rp636,7 triliun) pada Juli 2026. Saverin merupakan salah satu pendiri Facebook dan kini aktif sebagai investor teknologi melalui perusahaan modal venturanya.
Dengan demikian, jika kesepakatan Liverpool benar-benar terealisasi, klub tersebut akan mendapatkan dukungan finansial dari dua pengusaha teknologi dengan kekayaan gabungan ratusan miliar dolar AS.
Liverpool Memasuki Era Baru
Rencana investasi tersebut muncul ketika Liverpool tengah mengalami perubahan besar. Klub baru saja melewati periode transisi setelah berakhirnya era Arne Slot dan kepergian Mohamed Salah.
Situasi tersebut membuat struktur olahraga dan arah jangka panjang klub menjadi perhatian besar.
Perubahan juga terjadi di jajaran manajemen. Michael Edwards, sosok yang memiliki peran penting dalam membangun skuad Liverpool pada era kejayaan Juergen Klopp, meninggalkan posisinya sebagai CEO of Football FSG pada Juli 2026.
Edwards sebelumnya dikenal luas karena perannya dalam strategi perekrutan pemain Liverpool. Ia kembali ke FSG pada 2024 dengan tanggung jawab yang lebih luas, termasuk mengembangkan rencana multi-klub.
Namun, rencana tersebut akhirnya tidak dilanjutkan dan Edwards kemudian memilih meninggalkan jabatannya. FSG secara resmi mengumumkan kepergiannya pada 10 Juli 2026.
Di tengah berbagai perubahan tersebut, masuknya konsorsium yang melibatkan Jeff Bezos dan Eduardo Saverin berpotensi memberikan dimensi baru bagi Liverpool, terutama dari sisi bisnis, teknologi, dan pengembangan komersial. Namun, hingga saat ini Liverpool dan FSG belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kesepakatan tersebut.