- Persib
Bobotoh Kompak Sebut Bojan Hodak Kali Ini Salah Strategi saat Persib Dicukur 3-0 oleh Ratchaburi: Masalahnya Bukan di Dewa!
“Blunder parah menurut gue, Bojan terlalu menyelepekan musuh, Kurzawa padahal bisa dipasang di awal,” kata @madaxxx.
Selain itu, tumpulnya penyelesaian akhir turut menjadi sorotan. Meski sempat menciptakan peluang, finishing Persib dinilai kurang tajam. Absennya figur seperti David da Silva (DDS) disebut sangat terasa.
“Sorry untuk kali ini Bojan emang harus dikritik rekrutan apalagi lini depan ga ada yang bener. B2b emang luar biasa tapi kita jangan buta pemain-pemain penting di lini depan kaya DDS, Ciro, Tyronne, bukan hasil rekrutan dia,” tulis @ibnuxxx.
“Keputusan yang sangat disayangkan menurut saya, terlambat mengganti Dewa nya dan lebih memilih memainkan Castel ketimbang Ramon,” kata @rofiqulxxx.
Meski begitu, narasi yang paling kuat di kalangan Bobotoh tetap satu: kali ini Bojan Hodak dianggap salah membaca pertandingan.
- Persiib
Pelatih asal Kroasia tersebut memang mengakui timnya tampil di bawah standar. Namun bagi suporter, evaluasi tak cukup hanya lewat pengakuan.
Perubahan nyata harus terlihat di leg kedua jika Persib ingin menjaga asa lolos.
Dengan defisit tiga gol, Maung Bandung menghadapi misi berat. Mereka wajib tampil lebih disiplin, solid di lini tengah, dan tajam di depan gawang.
Kini tekanan ada di tangan Bojan Hodak. Bobotoh sudah sepakat bahwa kekalahan di Thailand bukan semata soal performa individu, melainkan strategi yang dinilai kurang tepat sejak awal laga. (asl)