- Persib.co.id
Persib Bandung Tancap Gas Menuju Jalur Juara, Bojan Hodak Beri Peringatan Keras Jelang Laga Tandang Kontra Semen Padang
Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung tampaknya tak main-main dalam perburuan gelar juara Super League 2025-2026. Pasca merayakan libur Lebaran, skuad berjuluk Maung Bandung ini langsung tancap gas memanaskan mesin demi misi mencuri poin penuh di kandang lawan.
Ujian terdekat sudah menanti di depan mata, di mana Marc Klok dan kolega dijadwalkan melakoni laga tandang krusial. Persib akan menyambangi markas Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim pada 5 April mendatang.
Pelatih kepala Persib, Bojan Hodak, mengaku telah memanfaatkan jeda internasional dengan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi anak asuhnya. Hasilnya pun instan, kondisi fisik dan mental para pemain kini berada dalam level tertinggi untuk menyapu bersih sisa laga musim ini.
Kebahagiaan pelatih asal Kroasia tersebut kian lengkap lantaran seluruh pilar utamanya dipastikan dalam kondisi bugar tanpa ada gangguan cedera.
“Semua pemain dalam suasana hati yang baik, dalam perasaan yang bagus setelah liburan dan tidak ada yang cedera. Jadi semua pemain pulih dan sekarang kami bisa fokus pada sembilan laga terakhir,” kata Bojan Hodak dikutip dari situs I.League pada Kamis (26/3/2026).
Namun, kenyamanan liburan tersebut harus segera berganti dengan keringat karena tim kepelatihan telah menyiapkan menu latihan fisik yang sangat berat. Bojan Hodak menegaskan bahwa intensitas tinggi ini merupakan modal wajib sebelum mereka terbang menuju Padang untuk menghadapi tekanan tuan rumah.
Latihan keras ini diharapkan mampu menjaga konsistensi permainan Persib yang tengah berada dalam tren positif di jalur juara.
“Kita akan menjalani tiga atau empat hari yang akan sedikit berat, dan setelah ini kita akan bersiap untuk minggu depan untuk pertandingan di Padang,” paparnya.
Menatap sembilan pertandingan sisa, Persib Bandung dituntut untuk selalu waspada karena peta persaingan di liga semakin tidak terprediksi. Bojan menekankan pentingnya menjaga fokus di setiap laga tanpa meremehkan tim mana pun, baik penghuni papan bawah maupun pesaing di papan atas.
Strategi "laga demi laga" menjadi kunci utama sang pelatih agar tekanan perebutan gelar tidak menjadi beban mental bagi para pemain.
“Kami akan menjalaninya laga demi laga. Setiap pertandingan berat karena kami akan bermain melawan beberapa tim yang ingin lepas dari degradasi dan beberapa tim di papan atas,” ulas Hodak. (fan)