news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Logo AFC dan Persib Bandung.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi untuk Persib Bandung Jelang Laga Krusial Kontra Semen Padang di Super League, Ternyata Gara-gara Ini

AFC resmi menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung jelang pertandingan krusial kontra Semen Padang pada pekan ke-26 Super League 2025-2026. Ada masalah apa?
Sabtu, 4 April 2026 - 22:22 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persib Bandung resmi mendapat sanksi dari AFC jelang laga pekan ke-26 Super League 2025-2026 melawan Semen Padang. Sanksi itu diberikan usai terjadi kericuhan di AFC Champions League Two (ACL 2).

AFC resmi memberikan hukuman finansial kepada Persib Bandung menyusul insiden yang melibatkan suporter Maung Bandung di laga AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025-2026. Keputusan ini diumumkan secara resmi oleh AFC setelah Komite Etik dan Disiplin menggelar sidang pada Kamis, 1 April 2026.

Langkah AFC ini menjadi pukulan ganda bagi Persib yang sebelumnya telah terhenti di babak 16 besar ACL 2 usai dikalahkan klub asal Thailand, Ratchaburi FC. Skuad asuhan pelatih Bojan Hodak itu takluk dengan agregat tipis 1-3 dari dua pertemuan yang digelar.

Kekalahan Persib bermula dari laga tandang di Ratchaburi Stadium pada 11 Februari 2026, di mana Eliano Reijnders dan kolega tidak berdaya menghadapi agresivitas tuan rumah. Ratchaburi menggilas Persib dengan skor telak 3-0 melalui brace Tana di menit ke-5 dan 84, serta satu gol tambahan dari Gabriel Mutombo Kupa pada menit ke-53.

Persib Vs Ratchaburi
Sumber :
  • AFC

Pada leg kedua yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tanggal 18 Februari 2026, Persib membutuhkan kemenangan empat gol tanpa balas untuk lolos. Namun perjuangan itu mentok setelah Maung Bandung hanya mampu menang 1-0 lewat gol tunggal Andrew Jung, ditambah situasi makin berat usai Uilliam Barros diusir wasit di akhir babak pertama.

Kekecewaan Bobotoh memuncak usai peluit panjang berbunyi hingga sejumlah suporter nekat masuk ke lapangan dan memicu kericuhan di dalam stadion. Situasi tersebut membuat laga leg kedua itu menjadi sorotan tajam dari AFC.

Namun sanksi yang dijatuhkan AFC kali ini justru berkaitan dengan insiden berbeda, yakni perkelahian yang terjadi di tribun Ratchaburi Stadium saat leg pertama berlangsung. AFC menyatakan bahwa oknum suporter Persib terlibat bentrok fisik dengan pendukung tuan rumah, yang dikategorikan sebagai tindakan tidak sportif.

"Penonton yang terkait dengan pihak Tergugat terlibat dalam perkelahian dengan penonton dari klub tuan rumah, yang merupakan tindakan tidak pantas," bunyi pernyataan resmi AFC.


Pelanggaran ini dicatat sebagai yang keempat kalinya bagi Persib atas kasus serupa berdasarkan Pasal 65 Kode Disiplin dan Etik AFC tentang tanggung jawab penonton. Atas dasar itu, AFC mewajibkan Persib membayar denda sebesar USD 8.750 atau setara Rp148 juta.

"Persib Bandung (IDN) diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 8.750 atas pelanggaran Pasal 65.1 Kode Disiplin dan Etik AFC," bunyi pernyataan resmi AFC.

"Denda tersebut harus dibayarkan dalam waktu 30 hari sejak tanggal keputusan ini disampaikan sesuai dengan Pasal 11.3 Kode Disiplin dan Etik AFC," lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, Bojan Hodak mengungkapkan pertandingan melawan Semen Padang akan sangat berat. Meski lawan berada di papan bawah, tetapi secara permainan tim berjuluk Kabau Sirah itu bisa menjadi ancaman Maung Bandung.

"Kami sudah melakukan persiapan setelah masa jeda kompetisi. Kami mendapatkan waktu istirahat yang bagus, karena sejak awal di musim kami tidak punya banyak waktu dan ini sangat baik bagi pemain untuk pemulihan," kata Bojan dalam jumpa pers jelang laga di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Sabtu (4/4/2026). (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral