news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manajer Bhayangkara FC U20, Yongki Pandu Pamungkas.
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Lima Pemainnya Dijatuhi Sanksi oleh Komdis PSSI Buntut Kericuhan di EPA, Bhayangkara FC U-20 akan Ajukan Banding!

Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, merespon sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI pada mereka buntut kerusuhan di Elite Pro Academy (EPA) U-20
Jumat, 1 Mei 2026 - 18:56 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, merespon sanksi yang dijatuhkan Komite Disiplin PSSI kepada mereka buntut dari kerusuhan di Elite Pro Academy (EPA) U-20.

Yongky Pamungkas menyampaikan jika timnya telah menerima surat keputusan sanksi dari Komdis PSSI terkait insiden pada pertandingan melawan Dewa United U-20.

Dalam keputusan tersebut, Bhayangkara FC U-20 menerima total tujuh sanksi dari Komdis PSSI.

Skuad Bahayangakra FC U-20
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Tercatat ada lima pemain dan satu ofisial tim Bhayangkara FC U-20 yang dijatuhi hukuman.

Kelima pemain itu adalah Fadly Alberto dijatuhi hukuman larangan bermain selama tiga tahun.

Tiga pemain lainnya yakni Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, dan Ahmad Catur mendapatkan sanksi larangan bermain selama dua tahun.

Sementara M. Mufdi Iskandar menerima larangan bermain selama satu tahun. 

Sementara itu satu ofisial tim, Muklis Hadi Ning, juga dijatuhi larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.

Atas keputusan itu, Yongky mengatakan jika pihak klub melihat perlu adanya peninjauan ulang terhadap beberapa poin penting dari keputusan itu. 

“Kami menghormati keputusan Komite Disiplin PSSI. Namun, kami menilai ada beberapa hal yang masih perlu dikaji ulang secara lebih komprehensif dan proporsional, terutama terkait durasi sanksi yang dijatuhkan kepada pemain,” ujar Yongky.

Manajer Bhayangkara FC U20, Yongki Pandu Pamungkas
Sumber :
  • Bhayangkara FC

Yongky menyebut ada beberapa aspek yang sepenuhnya belum mencerminkan situasi di lapangan secara utuh.

Termasuk posisi beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga terdampak dalam insiden tersebut.

"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” lanjutnya.

Bhayangkara FC U-20 pun memastikan akan menempuh jalur banding ke Komite Banding PSSI sebagai langkah lanjutan.

"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.

Di sisi lain, ia juga menekankan hubungan antara pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sejatinya memiliki hubungan yang sangat dekat.

Menurutnya, para pemain dari kedua tim merupakan bagian dari generasi muda sepak bola Indonesia yang tumbuh dalam lingkungan kompetisi yang sama, sehingga sudah saling mengenal satu sama lain.

"Para pemain ini saling mengenal dengan baik, bahkan berkomunikasi di luar lapangan. Banyak dari mereka pernah bertemu di berbagai ajang, baik di level kompetisi maupun kegiatan lainnya, sehingga hubungan yang terjalin sebenarnya sangat positif,” ujar Yongky.

Yongky juga menambahkan kalau kedekatan itu menjadi bukti dari semangat persaudaraan dan sportivitas di antara para pemain muda.

“Hubungan mereka sangat dekat dan penuh rasa saling menghargai. Jadi apa yang terjadi kemarin murni karena emosi sesaat dalam pertandingan dengan tensi tinggi, bukan sesuatu yang mencerminkan hubungan pribadi mereka,” tutupnya.

Ke depan, Bhayangkara FC U-20 memastikan akan melakukan evaluasi internal sekaligus memperkuat pembinaan kepada para pemain muda agar tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Meski demikian, klub tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hak para pemain melalui jalur yang telah diatur.

Berikut daftar sanksi yang dijatuhkan kepada Bhayangkara FC U-20 berdasarkan keputusan Komite Disiplin PSSI:

Fadly Alberto
Larangan bermain selama 3 tahun

Aqilah Lissunnah Aljundi
Larangan bermain selama 2 tahun

Afrizal Riqh
Larangan bermain selama 2 tahun

Ahmad Catur
Larangan bermain selama 2 tahun

M. Mufdi Iskandar
Larangan bermain selama 1 tahun

Muklis Hadi Ning (ofisial tim)
Larangan mendampingi tim selama 4 pertandingan

Dan Satu sanksi tambahan
(total disebut 7 sanksi dalam keputusan, namun rincian enam nama di atas yang disebut secara spesifik dalam laporan)

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral