news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro (kanan).
Sumber :
  • ileague.id

Reaksi Bahagia Legenda Timnas Indonesia Usai Bawa Garudayaksa Juara Championship Musim 2025/2026

Pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah sukses membawa timnya menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026.
Minggu, 10 Mei 2026 - 11:50 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Garudayaksa, Widodo Cahyono Putro, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya setelah sukses membawa timnya menjuarai Pegadaian Championship 2025/2026. Gelar tersebut diraih lewat perjuangan panjang dan pertandingan final yang berlangsung penuh drama di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Garudayaksa memastikan diri keluar sebagai juara setelah mengalahkan PSS Sleman melalui drama adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan final yang digelar Sabtu malam itu berlangsung ketat sejak menit awal hingga akhir laga.

Sebelum memasuki babak adu penalti, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 2-2 sepanjang waktu normal dan babak tambahan. Intensitas pertandingan yang tinggi membuat duel final tersebut terasa seperti pertarungan mental dan strategi di atas lapangan.

Usai pertandingan, Widodo mengaku sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraih timnya musim ini. Mantan striker Timnas Indonesia itu menyebut gelar juara tersebut lahir dari kerja keras seluruh pemain sejak awal kompetisi.

“Tentunya sangat gembira bagi kami. Tapi ini kita juga sama untuk PSS juga, kita juara bersama,” ujar Widodo dilansir dari ANTARA.

Widodo juga memberikan apresiasi kepada PSS Sleman yang dinilai tampil luar biasa sepanjang pertandingan final. Menurutnya, kedua tim sama-sama menunjukkan semangat kompetitif dan sportivitas yang patut diapresiasi.

Bagi Widodo, sepak bola bukan sekadar tentang kemenangan dan trofi semata. Ia percaya bahwa persaudaraan dan rasa saling menghormati antartim menjadi pondasi penting untuk memajukan sepak bola Indonesia.

“Karena di mana kita membangun sepak bola di situ ada persaudaraan supaya sepak bola kita tambah maju,” lanjut pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Keberhasilan Garudayaksa memenangkan adu penalti ternyata bukan datang secara kebetulan. Widodo mengaku sudah mempersiapkan timnya untuk menghadapi kemungkinan laga ditentukan lewat titik putih sejak beberapa hari sebelum final berlangsung.

“Saya pribadi sudah memprediksi di partai final ini tidak mudah dan bahkan akan terjadi penalti,” ungkap legenda Timnas Indonesia tersebut.

Karena alasan itu, Widodo selalu meminta para pemainnya berlatih tendangan penalti setiap akhir sesi latihan. Persiapan tersebut akhirnya terbukti sangat membantu ketika para pemain Garudayaksa harus menghadapi tekanan besar di hadapan ribuan suporter tuan rumah.

Keberhasilan menjuarai Pegadaian Championship musim ini sekaligus memastikan Garudayaksa promosi ke kasta tertinggi Super League musim depan. Widodo berharap pencapaian ini bisa menjadi awal kebangkitan klub untuk bersaing lebih kompetitif di level yang lebih tinggi.

(sub)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
02:11
01:30
05:41
02:16
05:19

Viral