- Persib.co.id
Bobotoh Siap-Siap! Persib Bandung Bakal Tampil di 4 Kompetisi Musim Depan jika Skenario Ini Terwujud
" Saya pikir ini sudah disampaikan juga ya. Kalau enggak salah bulan lalu kan ada Pak Ketum (Erick Thohir) menyampaikan liga sudah ada waktu itu, saya sampaikan nanti pada waktunya lah karena waktu itu memang kita baru menyampaikan, sekarang pun memang bicara program ada," ujar Asep di kantor I.League, Rabu (13/5/2026).
"Kita mencari slotnya seperti apa kalau memungkinkan karena kan padat sekali (jadwal kompetisi) untuk dimasukkan di situ," tambahnya.
Jika Piala Indonesia benar-benar kembali digelar, maka seluruh klub peserta liga domestik berpeluang ikut ambil bagian. Termasuk Persib Bandung yang saat ini masih bersaing ketat di papan atas klasemen Super League.
2. Tampil di ACL Two atau ACGL
Persaingan di papan atas membuat Persib hampir dipastikan tampil di kompetisi Asia musim depan. Marc Klok dan kolega berpeluang tampil di AFC Champions League (ACL) Two maupun AFC Challenge League (ACGL) tergantung posisi akhir klasemen.
Jika Persib kembali meraih juara dan menyabet gelar ketiga kalinya secara beruntun, maka mereka akan tampil di babak play-off ACL Two.
Namun, apabila Maung Bandung gagal, mereka otomatis akan turun dan tampil di ajang ACGL. Hal serupa juga bakal terjadi apabila mereka gagal menjadi juara dan otomatis mendapatkan tiket tampil di kompetisi kasta ketiga Asia tersebut.
Apabila Piala Indonesia kembali bergulir, maka Persib otomatis berpotensi tampil di tiga ajang berbeda sekaligus. Kompetisi tersebut meliputi Super League, kompetisi Asia, dan Piala Indonesia.
3. Persib wakili Indonesia di ACC
Tak berhenti sampai di situ, peluang Persib tampil di empat kompetisi juga terbuka melalui ASEAN Club Championship. Hal itu bergantung pada regulasi peserta yang diterapkan AFF untuk musim depan.
Berdasarkan regulasi awal, AFF menginginkan klub peringkat satu hingga tiga dari kompetisi domestik tampil di ACC 2026/2027. Namun, I.League sedang berupaya meminta kelonggaran agar slot ACC bisa diisi tim peringkat tiga dan empat.
Asep mengatakan langkah tersebut dilakukan demi mengurangi beban klub juara dan runner-up. Pasalnya, kedua tim tersebut juga diproyeksikan tampil di kompetisi Asia yang memiliki jadwal sangat padat.