- Srikandi Merdeka Cup
Liga Putri Indonesia Berpotensi Tayang di YouTube Raffi Ahmad, Pembicaraan dengan PSSI Mengerucut
Jakarta, tvOnenews.com - CEO RANS Entertainment Nagita Slavina membuka peluang perusahaannya menjadi penayang Liga Putri Indonesia 2026/27. Ketertarikan tersebut muncul setelah RANS Entertainment mendapat respons positif saat menjadi official broadcaster partner Srikandi Merdeka Cup 2026.
Nagita mengaku mulai melihat potensi besar sepak bola putri setelah menyaksikan langsung antusiasme masyarakat terhadap turnamen internasional U-16 tersebut. RANS Entertainment pun tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan keterlibatan mereka dalam kompetisi sepak bola putri Indonesia.
"Semoga ke depannya memang akan ada lebih banyak lagi di RANS Entertainment, didoakan. Salah satunya Liga Putri, mohon doanya semoga lancar," ujar Nagita dalam jumpa pers di Kantor I.League, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Sinyal tersebut menjadi kabar menarik bagi Liga Putri Indonesia yang akan memasuki musim perdana pada 2026/27. Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada 17 Oktober mendatang dengan format pertandingan yang dipusatkan di Jakarta.
RANS Entertainment sebelumnya sudah lebih dahulu mendapatkan kesempatan untuk menayangkan Srikandi Merdeka Cup 2026. Seluruh pertandingan turnamen tersebut disiarkan melalui platform digital RANS Entertainment sehingga masyarakat dapat mengikuti kiprah para pemain putri usia muda.
Srikandi Merdeka Cup sendiri kini telah memasuki babak semifinal. Dua pertandingan perebutan tiket final akan mempertemukan Garuda Pertiwi melawan Yordania serta Thailand menghadapi Malaysia.
Pertandingan semifinal tersebut dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/8). Dua tim yang berhasil memenangkan pertandingan akan bertemu pada partai final, Minggu (23/8).
Besarnya respons penonton selama Srikandi Merdeka Cup menjadi salah satu faktor yang membuat Nagita melihat peluang lebih besar bagi sepak bola putri. Ia menilai kompetisi tersebut mampu menunjukkan bahwa pertandingan sepak bola putri juga memiliki daya tarik bagi masyarakat.
Dari sisi PSSI, peluang RANS Entertainment untuk terlibat dalam Liga Putri Indonesia juga mulai menunjukkan perkembangan positif. Anggota Exco PSSI Vivin Cahyani mengatakan komunikasi antara kedua pihak sudah mengarah ke tahap yang lebih serius.
"Pembicaraan sih sudah positif, tetapi memang kami masih jajaki lagi secara komersialnya bagaimana, paperwork-nya bagaimana, kontraknya berapa lama. Namun, sudah mengerucut ke arah sana," jelas Vivin.
Meski demikian, kesepakatan antara PSSI dan RANS Entertainment belum sepenuhnya rampung. Masih terdapat sejumlah aspek yang harus dibicarakan, terutama mengenai persoalan komersial, dokumen kerja sama, serta durasi kontrak.
PSSI sendiri memiliki sejumlah alasan untuk mempertimbangkan RANS Entertainment sebagai mitra siaran Liga Putri Indonesia. Pengalaman menayangkan Srikandi Merdeka Cup menjadi salah satu bukti awal yang dinilai cukup menjanjikan.
Selain itu, karakteristik penonton RANS Entertainment juga menjadi pertimbangan tersendiri. Vivin menyebut basis penonton RANS yang banyak berasal dari kalangan perempuan dapat membantu memperluas jangkauan Liga Putri Indonesia.
Sosok Nagita Slavina turut menjadi salah satu alasan PSSI melihat RANS Entertainment sebagai pilihan menarik. PSSI menilai Nagita memiliki popularitas sekaligus citra yang dapat mendukung upaya memperkenalkan sepak bola putri kepada masyarakat yang lebih luas.
"Kemudian kita lihat juga dari sosok CEO-nya, Kak Gigi (Nagita Slavina), juga perempuan yang sudah diidolakan, dan secara karier bagus, sebagai ibu rumah tangga bagus, sebagai ibu juga bagus. Kita lihat beliau ini cocok sebagai role model, jadi itulah kenapa kita pilih," tutur dia.
PSSI bahkan menyebut Srikandi Merdeka Cup sebagai tahap uji coba sebelum kemungkinan kerja sama diperluas ke Liga Putri Indonesia. Hasil yang didapat dari penayangan turnamen tersebut disebut berada di luar perkiraan awal.
"Dan sebagai trial, kita coba dulu sebelum ke Liga Putri, kita coba dulu dengan Srikandi Merdeka Cup dan hasilnya memang di luar ekspektasi," lanjutnya.
Jika kerja sama tersebut terealisasi, RANS Entertainment berpotensi menjadi salah satu kanal utama bagi masyarakat untuk menyaksikan kompetisi sepak bola putri domestik. Kehadiran platform dengan jangkauan digital yang besar juga dapat membantu klub dan pemain mendapatkan eksposur lebih luas.
Liga Putri Indonesia 2026/27 sendiri akan diikuti enam klub. Keenam peserta tersebut adalah Persikad Depok, Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United, Bekasi FC, dan Garudayaksa FC.
Kompetisi tersebut akan menggunakan konsep terpusat di Jakarta. Laga perdana dijadwalkan mempertemukan Persija Jakarta dengan Persita Tangerang di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, pada 17 Oktober 2026.
Dengan kompetisi yang segera dimulai dan pembicaraan dengan RANS Entertainment yang disebut semakin mengerucut, sepak bola putri Indonesia berpeluang mendapatkan panggung digital yang lebih besar.
Jika kesepakatan akhirnya tercapai, langkah tersebut dapat menjadi salah satu dorongan penting bagi peningkatan popularitas Liga Putri Indonesia pada musim perdananya.
(igp)