news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Persib Bandung saat latihan di Stadion Si Jalak Harupat.
Sumber :
  • Dok. Persib Bandung

Mengapa Persib Tak Boleh Pakai SJH sedangkan Persija Bisa Gunakan GBK Jelang FIFA ASEAN Cup? Ini Alasan PSSI

PSSI mengungkap alasan Persib tak bisa memakai SJH saat lawan PSM, sedangkan Persija dapat menggunakan GBK untuk menghadapi Persib di Super League 2026/2027.
Kamis, 10 September 2026 - 18:25 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, buka suara mengenai perbedaan penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) yang menjadi sorotan menjelang pertandingan Super League 2026-2027.

Persib Bandung sebelumnya tidak dapat menggunakan SJH ketika menjamu PSM Makassar pada laga pembuka Super League 2026-2027 dan akhirnya memainkan pertandingan tersebut di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Kondisi tersebut kemudian dibandingkan dengan Persija Jakarta yang tetap bisa menggunakan SUGBK untuk menjamu Persib dalam duel klasik pada pekan kedua Super League 2026-2027.

Yunus Nusi menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dalam sistem perawatan serta kesiapan rumput di kedua stadion tersebut, sehingga SUGBK dan SJH tidak dapat disamakan begitu saja.

Menurutnya, rumput SUGBK memiliki sistem perawatan yang memungkinkan stadion digunakan dalam jeda pertandingan yang relatif singkat karena kondisi lapangan memang dipersiapkan untuk aktivitas pertandingan secara berkala.

Indonesia vs Oman di FIFA Matchday yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (5/6/2026).
Sumber :
  • Instagram/omanfa

"Kalau lapangan dan rumput GBK setiap per 3 hari atau per 5 hari bisa digunakan karena rumputnya sudah standby untuk setiap pertandingan," ujar Yunus Nusi di Jakarta pada Kamis (10/9/2026).

Situasinya berbeda dengan SJH yang harus menjalani pekerjaan perawatan lebih besar untuk mempersiapkan stadion menghadapi agenda berikutnya.

Yunus Nusi mengatakan bahwa menjelang 6 September, rumput SJH sudah masuk tahapan pembongkaran sehingga stadion tidak memungkinkan digunakan Persib untuk pertandingan kandang kontra PSM Makassar.

"Kalau SJH, pas di tanggal 6 itu kan di tanggal sebelum tanggal 6 rumputnya sudah dicabut, sudah dibuka, tanah-tanahnya sudah dibongkar untuk persiapan dan atau pekerjaan selanjutnya dalam rangka persiapan di tanggal 25," katanya.

Ini Kondisi Lapangan Stadion Si Jalak Harupat Usai Digunakan Konser Sheila On 7, Eks Venue Piala Dunia U-17 Itu Kini ...
Sumber :
  • tvOnenews

Perbedaan tersebut membuat Persib harus mencari stadion alternatif untuk pertandingan kandangnya, terlebih jadwal pekerjaan rumput SJH telah ditetapkan sebelumnya.

Yunus Nusi menegaskan bahwa kondisi rumput SUGBK dan SJH memang memiliki karakter serta pola pemeliharaan yang berbeda sehingga tidak tepat jika keduanya diperlakukan dengan standar penggunaan yang sama.

"Makanya, kita tidak bisa bedakan antara lapangan dan rumput SUGBK dengan SJH, karena SJH memang sangat membutuhkan perawatan dan yang tidak bisa digunakan di tanggal 6 itu karena dari vendornya sudah membuat jadwal bahkan di tanggal 3 atau 5 rumputnya sudah dibongkar," ucap Yunus.

PSSI juga menyayangkan jadwal pekerjaan rumput tersebut tidak dapat digeser karena proses pemeliharaan sudah masuk dalam program yang disusun oleh pihak vendor.

"Jadi memang kita sangat sayangkan schedule dan program pekerjaan rumputnya yang memang tidak bisa lagi dirubah jadwalnya. Sehingga pada saat di tanggal 6, Persib memang tidak bisa menggunakan SJH-nya," tutur Yunus.

Sementara itu, Stadion GBK dan Jalak Harupat akan menjadi venue di ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 5 Oktober 2026 dengan Indonesia, khususnya Jakarta dan Bandung, menjadi salah satu pusat pertandingan.

Stadion GBK akan menggelar laga Grup A yang dihuni oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Sementara Jalak Harupat menjadi venue Grup B yang diisi Vietnam, Filipina, Tailan, dan Pakistan. (fan)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:08
01:04
01:23
01:18
01:28
04:46

Viral