- Arema FC Official
Sempat Diperkenalkan PSS Sleman, Hanif Sjahbandi Kini Resmi Pulang ke Arema FC
Jakarta, tvOnenews.com - Arema FC membuat kejutan di bursa transfer dengan memulangkan Hanif Sjahbandi. Gelandang berpengalaman itu kembali menjadi bagian dari skuad Singo Edan setelah sebelumnya sempat dikaitkan dan diperkenalkan sebagai rekrutan PSS Sleman.
Arema FC mengumumkan kepulangan Hanif pada Jumat (18/9/2026). Pemain yang pernah memperkuat Singo Edan pada 2017 hingga 2022 itu diproyeksikan menjadi bagian dari kekuatan Arema FC untuk menghadapi musim baru.
Kembalinya Hanif bukan sekadar transfer biasa karena pemain tersebut sudah memiliki ikatan panjang dengan Arema FC. Ia turut menjadi bagian dari skuad Singo Edan yang meraih trofi Piala Presiden pada 2017 dan 2019.
Pengalaman selama lima tahun bersama Arema FC membuat Hanif sudah memahami karakter klub, atmosfer pertandingan, hingga kultur sepak bola Malang. Faktor tersebut menjadi salah satu pertimbangan manajemen ketika kembali membuka peluang kerja sama dengan sang pemain.
Menariknya, perjalanan Hanif menuju Malang sempat melewati PSS Sleman. Pada Juli 2026, Hanif sempat diperkenalkan sebagai pemain baru PSS untuk menghadapi Super League 2026-2027 dan bahkan mengikuti latihan perdana bersama tim asuhan Pieter Huistra.
Namun, situasi berubah menjelang launching skuad PSS pada Agustus 2026. Hanif tidak ikut diperkenalkan dalam acara tersebut karena masih menjalani pemulihan cedera, sementara proses administrasinya juga disebut belum sepenuhnya rampung.
Kini, Hanif justru kembali ke klub yang sudah sangat dikenalnya. Arema FC memastikan kondisi pemulihan sang pemain tidak menghalangi keputusan untuk kembali menjalin kerja sama.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan pihaknya tidak hanya melihat kondisi Hanif saat ini, tetapi juga mempertimbangkan pengalaman serta potensi kontribusinya untuk klub.
“Kami melihat Hanif bukan hanya dari kondisi hari ini, tetapi juga dari perjalanan dan potensi kontribusinya untuk Arema FC ke depan. Dia sudah mengenal klub, mengenal atmosfer di sini, dan tentu punya pengalaman yang bisa menjadi bagian dari perjalanan tim. Karena itu, prosesnya kami siapkan secara bertahap dan terukur. Yang paling penting adalah memastikan dia benar-benar kembali dalam kondisi terbaik,” ujar Yusrinal dalam keterangan resminya pada Jumat (18/9/2026).
Arema FC tidak ingin terburu-buru menurunkan Hanif sebelum kondisi fisiknya benar-benar siap. Manajemen akan memberikan waktu kepada pemain untuk menjalani pemulihan dan proses adaptasi berdasarkan rekomendasi tim medis serta pelatih.
“Tidak ada target untuk memaksakan proses. Kami ingin semuanya berjalan sesuai tahapan. Hanif tahu apa yang harus dilakukan, tim juga akan mendukung prosesnya. Jadi ketika waktunya tiba, dia bisa benar-benar memberikan kemampuan terbaiknya untuk Arema FC,” lanjut Yusrinal.
Kehadiran Hanif juga diharapkan membawa pengalaman tambahan di ruang ganti Arema FC. Setelah sempat berada di Persija Jakarta dan kemudian mengalami situasi unik bersama PSS Sleman, Hanif akhirnya kembali mengenakan seragam Singo Edan.
“Kembalinya Hanif pun menjadi salah satu langkah dalam menyiapkan skuad yang tidak hanya kompetitif untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memiliki fondasi kuat untuk perjalanan tim ke depan,” pungkasnya. (fan)