- Persija
Tiga Kemenangan Beruntun Belum Cukup, Shin Tae-yong Ingin Persija Terus Menggila di Super League
"Saya masih lapar," ujar Shin Tae-yong soal banyaknya pujian yang mengalir usai tiga kemenangan beruntun tersebut.
Lebih lanjut, pelatih berusia 55 tahun tersebut mengaku masih mempunyai perjalanan panjang untuk membawa Macan Kemayoran bersaing sepanjang musim.
Apalagi, Super League 2026/2027 baru memasuki tahap awal dan masih menyisakan banyak pertandingan. Konsistensi menjadi salah satu aspek penting yang harus dijaga Persija apabila ingin mempertahankan tren positif tersebut.
Tantangan berikutnya bagi Macan Kemayoran adalah menghadapi PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/10/2026) setelah kompetisi sempat terhenti akibat agenda internasional.
Secara hasil pertandingan, Persija mempunyai modal lebih baik dibandingkan calon lawannya. PSIM belum mampu meraih satu pun kemenangan dalam tiga pertandingan pertama Super League musim ini.
Situasi tersebut membuat Persija berpotensi datang dengan status unggulan ketika menghadapi PSIM. Namun, Shin Tae-yong menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak memberikan tekanan tambahan bagi dirinya maupun para pemain.
"Sama sekali tidak ada tekanan. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik seperti yang biasa kami lakukan," kata Shin Tae-yong.
Pertandingan menghadapi PSIM sekaligus menjadi laga pertama Persija setelah berakhirnya jeda internasional FIFA ASEAN Cup 2026. Sebanyak lima pemain Macan Kemayoran sebelumnya turut menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia yang berhasil menjuarai turnamen tersebut.
Kelima pemain itu adalah Rizky Ridho, Shayne Pattynama, Rayhan Hannan, Jordi Amat, dan Nadeo Argawinata. Mereka kini kembali dihadapkan pada tanggung jawab bersama Persija setelah menyelesaikan tugas bersama skuad Garuda.
(igp/hfp)