news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Persija, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Kondisi Rumput JIS Jadi Kendala, Shin Tae-yong Punya Cara Jitu Bawa Persija Tumbangkan Persebaya

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkapkan kunci kemenangan atas Persebaya Surabay di laga lanjutan Super League 2026-2027. Sang pelatih bahkan memiliki strategi khusus yang diterapkannya untuk mengatasi buruknya kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS).
Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengungkapkan kunci kemenangan atas Persebaya Surabay di laga lanjutan Super League 2026-2027. Sang pelatih bahkan memiliki strategi khusus yang diterapkannya untuk mengatasi buruknya kualitas rumput Jakarta International Stadium (JIS).

Persija Jakarta baru saja berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persebaya Surabaya dalam pertandingan pekan kesembilan Super League 2026-2027. Laga tersebut berlangsung di JIS, Jakarta, Sabtu (7/11/2026) malam WIB.

Meski berhasil mengamankan tiga poin, Persija harus menghadapi kendala terkait kondisi permukaan lapangan yang dinilai tidak rata. Situasi tersebut membuat Shin Tae-yong harus menyesuaikan pendekatan permainan agar anak asuhnya tidak mudah kehilangan penguasaan bola.

Shin Tae-yong mengungkapkan kondisi rumput JIS yang kurang baik membuat para pemain berisiko melakukan kesalahan ketika mengontrol bola. Alhasil ia meminta Rizky Ridho dan rekan-rekannya untuk mempercepat aliran bola melalui operan daripada terlalu lama melakukan dribel.

Instruksi tersebut menjadi salah satu bagian penting dari strategi Persija dalam menghadapi Persebaya. Shin Tae-yong ingin para pemainnya mampu mengambil keputusan lebih cepat sehingga permainan tetap berjalan efektif meskipun kondisi lapangan tidak ideal.

"Mengenai kondisi lapangan yang kurang baik, instruksi taktis saya adalah meminta para pemain untuk mempercepat waktu pelepasan operan (pass timing)," kata Shin Tae-yong usai pertandingan.

Shin Tae-yong menjelaskan bahwa semakin buruk kondisi lapangan, semakin besar pula kemungkinan pemain kehilangan bola akibat kesalahan kontrol. Demi menghindari persoalan tersebut, ia meminta setiap pemain terlebih dahulu mengamati ruang dan posisi rekan setim sebelum menerima operan.

Hal ini pun membuat pemain Persija diharapkan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menentukan arah serangan. Strategi mengalirkan bola secara cepat dinilai mampu mengurangi risiko kesalahan sekaligus membantu tim mengatasi kendala permukaan lapangan JIS.

"Semakin buruk kondisi lapangan, semakin besar risiko kehilangan bola akibat kesalahan kontrol jika pemain terlalu lama menggiring bola," tambahnya.. 

"Oleh sebab itu, pemain harus memindai ruang terlebih dahulu sebelum menerima bola dan segera mengalirkan bola secepat mungkin. Hal tersebut terbukti berhasil meredam kendala lapangan," sambungnya. 

Selain mengatur tempo operan, Shin Tae-yong juga menerapkan pendekatan berbeda ketika Persija kehilangan penguasaan bola. Ia tidak ingin para pemainnya hanya menunggu serangan Persebaya di area pertahanan sendiri.

Sebaliknya, mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut meminta para pemain Persija melakukan tekanan sejak lini depan. Strategi high pressing diterapkan untuk mengganggu proses pembangunan serangan Persebaya sekaligus memberikan kesempatan bagi Macan Kemayoran merebut kembali bola lebih cepat.

Shin Tae-yong mengaku puas dengan kemampuan para pemain Persija dalam menjalankan strategi yang telah disiapkan. Menurutnya, kedisiplinan tim menjadi salah satu faktor penting yang membuat Macan Kemayoran mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

"Selain itu, saya menginstruksikan tim untuk tidak menunggu di belakang, melainkan melakukan tekanan tinggi (high pressing) dari lini depan," jelas eks pelatih Timnas Indonesia tersebut. 

"Seluruh pemain mampu mengeksekusi instruksi taktik tersebut dengan sangat disiplin dan sempurna, sehingga kami sukses mengamankan hasil kemenangan malam ini," lanjutnya.

Di sisi lain, Persija akhirnya memastikan kemenangan melalui gol tunggal Ivan Mamut pada menit ke-89, tetapi persoalan rumput JIS masih menjadi perhatian setelah pertandingan. 

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyoroti perawatan lapangan seusai laga Persija melawan Persik pada 26 Oktober 2026, sementara pihak pengelola melalui Jakpro menyatakan bahwa masukan mengenai kualitas rumput menjadi bagian dari upaya peningkatan standar layanan stadion.

(igp/nad) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:07
08:21
14:13
09:50
04:54
08:02

Viral