news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Manchester United Michael Carrick.
Sumber :
  • Action Images via Reuters/Matthew Childs

Alasan Manchester United Lebih Pilih Michael Carrick ketimbang Xabi Alonso Terungkap

Manchester United lebih memilih Michael Carrick untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim ini. Padahal, Xabi Alonso tersedia setelah dipecat Real Madrid.
Rabu, 14 Januari 2026 - 08:03 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United lebih memilih Michael Carrick untuk menjadi pelatih interim hingga akhir musim ini. Padahal, Xabi Alonso tersedia setelah dipecat Real Madrid.

The Red Devils sudah mencari pelatih baru selama sepekan lebih setelah memecat Ruben Amorim di awal tahun ini. Nama Carrick sudah mencuat sejak saat itu.

Namun, Carrick bukan satu-satunya. Legenda Man United lainnya, Ole Gunnar Solskjaer, yang juga pernah menjabat sebagai pelatih kepala juga masuk dalam daftar calon pelatih.

Solskjaer bahkan sempat menjadi unggulan. Namun Carrick kemudian menjadi favorit dalam beberapa hari terakhir.

Dia sudah diharapkan menjadi pelatih baru Man United setelah Darren Fletcher menjalani laga keduanya sebagai caretaker dengan buruk. MU menderita kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion pada akhir pekan kemarin.

Namun, opsi untuk menunjuk pelatih papan atas kemudian mencuat. Real Madrid tiba-tiba memecat Xabi Alonso pada Selasa (13/1/2026) dini hari WIB.

Untuk ditekankan, Carrick sudah diharapkan bakal menjadi pelatih baru Man United saat Alonso didepak Madrid. United pun akhirnya memilih tetap memilih Carrick meski Alonso tersedia.

Sebab, penunjukan Alonso pada saat ini akan menjadi langkah definitif yang diharapkan menjadi proyek tahunan. Ini bisa menjadi blunder untuk dilakukan di tengah musim. 

Sebagaimana dilaporkan oleh Sky Sports, manajemen Man United tidak mau lagi menunjuk pelatih tetap di tengah musim. Mereka belajar dari kasus Ruben Amorim.

“Ketika Ruben Amorim dipecat pada pekan lalu, orang-orang di dekatnya mengatakan kepada kami bahwa pelatih asal Portugal itu terkejut – dan juga kesulitan – dengan kebisingan di dalam dan di sekitar Old Trafford,” tulis Sky Sports.

“Amorim mengaku kepada teman-temannya untuk mengatakan betapa mustahilnya untuk sepenuhnya siap atau memprediksi tantangan unik ketika dirinya menjadi pemeran utama di Man United,” tambahnya.

Ini sebabnya manajemen Manchester United lebih suka menunjuk pelatih interim hingga akhir musim nanti. Mereka hanya akan menentukan pelatih tetap pada saat pergantian musim, alias di musim panas mendatang.

Direktur Jason Wilcox diklaim memilih orang yang lebih mengenal klub agar bisa mengendalikan tekanan besar di Old Trafford. Itu sebabnya para kandidat interim yang tadinya dikaitkan adalah para legenda, seperti Carrick, Solskjaer, dan Ruud van Nistelrooy.

“Hierarki klub, yang dipimpin direktur sepak bola Jason Wilcox, menginginkan seseorang yang mengenal klub, yang punya pengalaman terhadap tekanan dan ekspektasi, yang merasa nyaman di lingkungan sulit ketika sorotan lampu membutakan dan ketika mood di kalangan fanbase masih diisi frustrasi, mengingat kejayaan di masa lalu,” tambahnya.

Xabi Alonso mungkin tidak sepenuhnya terhapus dari radar Man United. Sebab, tidak ada jaminan Carrick akan tetap menjabat di musim depan, karena perencanaan MU bersama pelatih permanen yang baru akan dimulai pada musim panas mendatang. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:14
01:15
07:08
11:07
07:11
01:23:30

Viral