- instagram Manchester United dan Arsenal
Arsenal Tersungkur 2-3 di Tangan Manchester United, Mikel Arteta: Sejujurnya Kemenangan ini Terjadi dengan Cara yang Sangat Aneh!
tvOnenews.com - Kekalahan Arsenal dari Manchester United di Emirates Stadium menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di pekan ke-23 Premier League 2025/2026.
Bermain di hadapan pendukung sendiri dan berstatus favorit, The Gunners justru harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 2-3.
Usai laga, sorotan langsung tertuju pada reaksi Mikel Arteta yang menilai pertandingan berjalan di luar kendali timnya, terutama setelah jeda.
Arteta menegaskan bahwa Arsenal sejatinya memulai laga dengan sangat baik. Dominasi di awal pertandingan sempat membuat tuan rumah berada di atas angin, sebelum satu kesalahan mengubah arah permainan.
Menurut sang pelatih, momen tersebut menjadi titik balik yang memberi Manchester United kepercayaan diri, terlebih di bawah arahan pelatih anyar mereka, Michael Carrick, yang tengah menikmati awal karier kepelatihan yang impresif.
Arsenal Dominan di Awal, Gagal Menjaga Momentum
Arsenal tampil meyakinkan sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi dan penguasaan bola membuat Manchester United kesulitan mengembangkan permainan di babak pertama.
Keunggulan lebih dulu berhasil diamankan, bahkan disertai beberapa peluang emas yang seharusnya bisa memperlebar jarak.
Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Satu momen krusial justru membuka jalan bagi kebangkitan tim tamu.
- Instagram @mikelarteta
Melansir dari The Guardian, Arteta mengakui keanehan jalannya laga. “Sejujurnya, kemenangan ini terjadi dengan cara yang sangat aneh, karena kami sangat dominan di setengah jam pertama. Kami mencetak gol dan memiliki dua peluang brilian lainnya lalu kami memberi mereka gol, yang sangat tidak biasa dari pihak kami,” ujarnya.
Gol tersebut perlahan menggerus kontrol Arsenal. Intensitas permainan menurun, sementara Manchester United mulai menemukan ritme dan keberanian untuk menyerang balik.
Babak Kedua Jadi Titik Balik Manchester United
Penurunan performa Arsenal semakin terasa di babak kedua. Tim tuan rumah kesulitan menjaga tempo, minim kreativitas, dan gagal menciptakan peluang bersih.
Situasi itu dimanfaatkan Manchester United untuk membangun momentum tanpa banyak hambatan. Arteta tak menampik kualitas individu lawan yang tampil menentukan.