news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pesan 'Khusus' Michael Carrick Gagal: Marcus Rashford Lebih Pilih Barcelona Ketimbang Pulang ke Manchester United.
Sumber :
  • instagram Marcus Rashford

esan 'Khusus' Michael Carrick Gagal: Marcus Rashford Lebih Pilih Barcelona Ketimbang Pulang ke Manchester United

Michael Carrick sangat terbuka untuk menyambut Marcus Rashford kembali ke Manchester United. Namun, Rashford telah memberi tahu Barcelona bahwa ia tidak berniat
Rabu, 4 Februari 2026 - 16:18 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Marcus Rashford blak-blakan tolak pulang ke Manchester United. Ada apa? Keputusan besar dikabarkan tengah diambil Marcus Rashford terkait masa depannya. 

Penyerang Manchester United yang sedang menjalani masa peminjaman di Barcelona itu disebut sempat membuka kemungkinan kembali ke Old Trafford setelah menerima pesan langsung dari Michael Carrick. Sosok

Carrick, yang kini menjabat manajer sementara United, dipercaya masih memiliki pengaruh emosional kuat terhadap para pemain akademi, termasuk Rashford.

Di tengah kebangkitan performa Manchester United dengan tiga kemenangan beruntun di bawah Carrick, isu kembalinya Rashford menjadi topik hangat. 

Apakah sang winger akan kembali untuk menjadi bagian dari era baru Setan Merah, atau justru memilih melanjutkan hidup di luar Inggris? Jawabannya ternyata jauh lebih kompleks daripada sekadar soal performa di lapangan.

Situasi Rashford di Barcelona dan Sikap Klub

Melansir Mirror, Manchester United memang tidak aktif di bursa transfer Januari. Klub memilih mempertahankan skuad yang ada, meski sebelumnya mendatangkan nama-nama seperti Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha pada musim panas untuk mendukung proyek Ruben Amorim. 

Marcus Rashford, Barcelona
Sumber :
  • instagram Marcus Rashford

Namun, Amorim dipecat setelah 14 bulan menjabat, dan tongkat estafet sementara kini berada di tangan Carrick.

Di sisi lain, Marcus Rashford justru menikmati periode produktif bersama Barcelona. Di bawah arahan Hansi Flick, pemain berusia 28 tahun itu telah menyumbang kontribusi signifikan dengan mencetak sekitar 9–10 gol serta sejumlah assist di semua kompetisi. 

Performa tersebut membuat Barcelona mempertimbangkan opsi pembelian permanen senilai sekitar £30 juta, sebagaimana disepakati dalam klausul peminjaman.

Meski demikian, Metro UK melaporkan bahwa Barcelona belum akan mengambil keputusan final hingga mendekati bursa transfer musim panas. Flick sendiri menegaskan pentingnya kehati-hatian.

“Penampilan Marcus sangat bagus hingga saat ini, tetapi kita harus mengelolanya. Itu tugas Deco dan klub untuk mempersiapkan musim depan,” ujar Flick, dikutip Metro UK.

Pesan Carrick dan Keputusan Rashford

Situasi Rashford makin rumit setelah pergantian pelatih di Old Trafford. Pekan lalu, muncul laporan bahwa Michael Carrick sangat terbuka untuk menyambut Rashford kembali jika ia ditunjuk sebagai manajer permanen. 

Pesan tersebut disebut menjadi momen refleksi bagi Rashford, yang tumbuh dan besar di Manchester United sejak usia delapan tahun.

Pelatih Manchester United, Michael Carrick
Sumber :
  • instagram manutd

Namun, menurut klaim Mirror yang dikutip Metro UK, Rashford telah memberi tahu Barcelona bahwa ia tidak berniat kembali ke Manchester United dalam waktu dekat. 

Jika Barcelona memutuskan tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen, Rashford disebut lebih memilih mencari klub lain ketimbang pulang ke Old Trafford.

Keputusan ini mencerminkan hubungan Rashford yang kian renggang dengan klub masa kecilnya. Meski mencatatkan lebih dari 400 penampilan dan mencetak lebih dari 100 gol untuk United, performanya sempat menurun tajam menjelang kepergiannya.

Musim terbaiknya terjadi di bawah Erik ten Hag dengan torehan 30 gol, sementara di era Ole Gunnar Solskjaer ia juga dikenal sangat mematikan.

Apakah Manchester United Masih Membutuhkan Rashford?

Pertanyaan krusialnya kini: apakah Manchester United benar-benar membutuhkan Rashford saat ini? Dari sisi teknis, Carrick telah berhasil menstabilkan tim tanpa kehadiran sang winger. 

Kemenangan atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham menunjukkan United mampu tampil efektif dengan struktur baru dan kolektivitas yang lebih seimbang.

Kehadiran pemain seperti Sesko, Mbeumo, Cunha, serta kebangkitan beberapa pemain muda membuat lini serang United lebih variatif.

Dalam konteks ini, kembalinya Rashford berpotensi menimbulkan dilema taktik, terutama jika ia tidak dijamin sebagai starter utama.

Namun dari sisi emosional dan identitas klub, Rashford tetap sosok simbolis. Ia adalah representasi akademi, loyalitas, dan era modern United. 

Carrick, sebagai legenda klub, tampaknya memahami nilai tersebut. Akan tetapi, sepak bola modern menuntut konsistensi, bukan nostalgia.

Manchester United kini kembali ke zona Liga Champions dan mulai menemukan stabilitas. Jika Rashford kembali, ia harus beradaptasi dengan peran yang mungkin berbeda dan persaingan yang lebih ketat. 

Jika tidak, perpisahan permanen bisa menjadi jalan terbaik bagi kedua belah pihak. United akan menghadapi Tottenham akhir pekan ini, sementara Rashford bersiap membela Barcelona di perempat final Copa del Rey melawan Albacete. 

Dua jalan berbeda, dua cerita yang terus berjalan, dan masa depan Rashford masih terbuka di antara Old Trafford dan Eropa daratan. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral