news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gelandang Manchester United, Casemiro Dilirik MLS di Tengah Kebangkitan Bersama Carrick.
Sumber :
  • instagram Casemiro

Belum Juga Hengkang dari Manchester United, Casemiro Malah Sudah Dilirik LA Galaxy: Bukan Masalah Besar bagi Setan Merah

Casemiro belum hengkang dari Manchester United, tapi LA Galaxy, raksasa Major League Soccer yang tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan dirinya.
Rabu, 4 Februari 2026 - 20:20 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Manchester United sejatinya tidak berada dalam posisi darurat untuk panik mencari gelandang bertahan mahal di bursa transfer

Di tengah wacana kepergian Casemiro dan kekhawatiran soal regenerasi lini tengah, Setan Merah justru memiliki solusi internal yang selama ini luput dari sorotan: pengganti Casemiro secara karakter, mentalitas, dan kepemimpinan sudah ada di dalam skuad. 

Yang dibutuhkan hanyalah keberanian mengubah peran dan menyempurnakan sistem. Wacana ini mengemuka bersamaan dengan kabar bahwa Casemiro semakin dekat dengan pintu keluar Old Trafford

Gelandang asal Brasil itu disebut tidak akan memperpanjang kontraknya dan berpotensi hengkang pada bursa transfer musim panas 2026. 

Salah satu klub yang serius memantau situasinya adalah LA Galaxy, raksasa Major League Soccer yang tengah menjajaki kemungkinan mendatangkan Casemiro dengan status bebas transfer.

Casemiro Dilirik MLS di Tengah Kebangkitan Bersama Carrick

Menurut laporan Goal, LA Galaxy mempertimbangkan Casemiro sebagai pemain Designated Player, skema khusus yang memungkinkan klub MLS merekrut pemain dengan gaji di atas batas maksimal liga.

Aturan ini sebelumnya pernah digunakan Galaxy untuk mendatangkan nama besar seperti David Beckham dan Zlatan Ibrahimovic. 

Gelandang Manchester United, Casemiro Dilirik MLS di Tengah Kebangkitan Bersama Carrick
Sumber :
  • instagram Casemiro

Jika transfer ini terealisasi, Casemiro akan menjadi bintang global terbaru yang meramaikan MLS.

Selain Amerika Serikat, opsi lain bagi Casemiro adalah Liga Arab Saudi. Namun, gelandang berusia 33 tahun itu sempat menolak tawaran Al Nassr pada bursa transfer musim panas 2025. 

Dengan gaji mencapai 375 ribu poundsterling per pekan, Galaxy disebut siap memenuhi tuntutan finansial sang pemain.

Menariknya, rumor kepindahan ini muncul justru saat Casemiro kembali tampil impresif. Di bawah arahan manajer interim Michael Carrick, ia menjadi figur sentral dalam tiga kemenangan beruntun Manchester United di Liga Inggris. 

Perannya tak sekadar sebagai pemutus serangan, tetapi juga kontributor gol dan pemimpin di lapangan, sebuah kontras dengan narasi “pemain uzur” yang sempat melekat padanya.

MU Tidak Perlu Terjebak Transfer Panik

Kepergian Casemiro memang akan meninggalkan lubang besar dari sisi pengalaman dan mental juara. Namun, Manchester United tidak harus langsung menghabiskan dana ratusan juta pound demi mencari pengganti sepadan.

Nama-nama muda seperti Adam Wharton, Carlos Baleba, atau Elliot Anderson memang menjanjikan, tetapi banderol mereka bisa menembus £100 juta, investasi besar tanpa jaminan dampak instan.

Di sinilah logika jangka panjang mulai bekerja. MU sudah memiliki pemain dengan mentalitas ala Casemiro, pemenang, agresif, dan berkarakter pemimpin: Lisandro Martinez. 

Bek asal Argentina itu selama ini dikenal sebagai figur tangguh, berani, dan cerdas membaca permainan, atribut yang identik dengan gelandang bertahan kelas dunia.

Dengan stok bek tengah yang melimpah, Harry Maguire, Matthijs de Ligt, Leny Yoro, hingga Ayden Heaven, pergeseran peran Martinez ke lini tengah bukan ide yang mustahil. 

Dalam sistem yang lebih fleksibel ala Carrick, Martinez bisa berperan sebagai gelandang bertahan hybrid, menjembatani lini belakang dan depan, sekaligus menjaga intensitas permainan.

Era Carrick Membuka Jalan Regenerasi Internal

Kebangkitan Manchester United di bawah Michael Carrick menjadi bukti bahwa perubahan sistem bisa menghidupkan kembali pemain lama dan membuka peluang solusi internal. 

Carrick tidak terobsesi pada nama besar atau usia, melainkan keseimbangan peran dan kebebasan bermain. Casemiro pun kembali relevan, sementara pemain lain seperti Kobbie Mainoo mendapatkan ruang berkembang.

Jika Casemiro benar-benar hengkang ke LA Galaxy atau liga lain, United setidaknya berada dalam posisi lebih siap dibandingkan sebelumnya. 

Fokus kini bukan sekadar mencari pengganti di pasar, melainkan memaksimalkan aset yang sudah dimiliki. Dengan 14 laga tersisa dan duel berat melawan Tottenham Hotspur serta West Ham United di depan mata, prioritas Casemiro saat ini tetap membawa MU bertahan di papan atas.

Ironisnya, di tengah kabar perpisahan yang kian menguat, Casemiro justru meninggalkan warisan penting: standar mentalitas. Dan Manchester United, tanpa harus belanja panik, sudah memiliki fondasi untuk melanjutkannya. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral