- Action Images via Reuters/Jason Cairnduff
VAR Bikin Blunder di Derby Manchester, Gol Haaland Seharusnya Dianulir?
Jakarta, tvOnenews.com - Kemenangan Manchester City atas Manchester United (MU) dalam Derby Manchester menyisakan kontroversi besar setelah gol Erling Haaland yang menjadi penentu kemenangan ternyata dinilai bermasalah. Pro Ref selaku badan yang menaungi wasit Inggris bahkan mengakui VAR melakukan kesalahan dalam proses pengesahan gol tersebut.
Manchester City mengalahkan Manchester United 1-0 di Old Trafford, Minggu (13/9/2026), melalui gol Haaland pada babak kedua. Gol tersebut sempat dianulir karena offside sebelum keputusan berubah setelah VAR melakukan pemeriksaan terhadap posisi sang striker.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Haaland sebenarnya berada dalam posisi onside karena masih dimainkan oleh bek Manchester United, Patrick Dorgu. Namun, persoalan kemudian beralih kepada Enzo Fernandez yang berada dalam posisi offside dan terlihat berusaha memainkan bola sebelum Haaland mencetak gol.
Mantan wasit Premier League, Mark Halsey, menilai keputusan awal asisten wasit yang mengangkat bendera offside seharusnya tidak diubah. Menurutnya, Fernandez tetap memiliki peran dalam proses terjadinya gol meski tidak menyentuh bola.
“Sekarang ketika kita melihatnya, Haaland tidak offside tetapi Fernandez offside. Ketika bola datang, dia berada dalam posisi offside," ujar Halsey dikutip dari Mirror.
Halsey kemudian menjelaskan bahwa posisi offside tidak secara otomatis dianggap sebagai sebuah pelanggaran. Menurutnya, pemain baru dinyatakan melakukan pelanggaran jika terlibat aktif dalam permainan.
“Berada dalam posisi offside bukanlah pelanggaran itu sendiri. Itu baru menjadi pelanggaran offside jika pemain yang bersangkutan terlibat dalam permainan aktif dengan mengganggu lawan atau melakukan upaya sengaja untuk memainkan bola," katanya.
Dalam pandangan Halsey, Fernandez sudah memenuhi unsur tersebut dalam proses serangan Manchester City. Karena itu, ia menilai keputusan awal wasit di lapangan sebenarnya sudah tepat.
“Menurut pendapat saya, Fernandez melakukan itu. Dan saya percaya bahwa asisten wasit benar dalam memberi tanda offside pada Fernandez. Jelas semua gol diperiksa. VAR telah melihatnya, dan mereka telah memutuskan bahwa gol tersebut onside," ucapnya.
Halsey juga mengakui keputusan tersebut memiliki unsur subjektivitas karena berkaitan dengan apakah Fernandez benar-benar memengaruhi permainan. Namun, menurutnya, kondisi seperti itu justru menjadi alasan VAR seharusnya tidak membatalkan keputusan yang sudah dibuat di lapangan.
“Menurut saya, itu bersifat subjektif, tergantung apakah Anda merasa Fernandez sengaja merebut bola, atau terlibat dalam permainan aktif dan mengganggu para pemain bertahan," ujarnya.
Ia bahkan menegaskan bahwa VAR seharusnya tidak melakukan intervensi dalam situasi yang membutuhkan penilaian subjektif. Halsey menilai keputusan offside yang dibuat asisten wasit semestinya tetap dipertahankan.
“Jika memang demikian, subjektivitas – VAR – seharusnya tidak ikut campur. Mereka seharusnya tetap berpegang pada keputusan offside di lapangan, yang menurut saya adalah keputusan yang tepat," ucapnya.
Gol Haaland akhirnya tetap tercatat sebagai penentu kemenangan Manchester City atas Manchester United. (fan)