- ANTARA/AFP/Oli Scarff
Jurgen Klopp Beri Peringatan Keras kepada Liverpool Jelang Hadapi Atalanta di Perempat Final Liga Europa
tvOnenews.com - Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, memperingatkan anak-anak asuhnya tentang Atalanta, yang akan menjadi lawan mereka di perempat final Liga Europa.
The Reds menjamu La Dea di Anfield pada Jumat (12/4) dini hari WIB untuk laga leg pertama, dan Klopp tak mau anak-anak asuhnya terlena karena status unggulan.
"Secara taktik, mereka sangat disiplin dan sangat berbahaya di banyak area, jadi kami harus tampil sebaik mungkin untuk lolos ke babak berikutnya dalam dua leg ini," ujar Klopp seperti dilansir Antara, Kamis (11/4) dini hari WIB.
Atalanta masuk ke delapan besar Liga Europa setelah menyingkirkan Sporting Lisbon di babak sebelumnya.
Namun, mereka berada dalam posisi yang buruk karena hanya mampu memenangkan dua dari sembilan laga terakhir di semua ajang.
Status tuan rumah pun semakin membuat Liverpool diunggulkan atas Atalanta. Meski begitu, Klopp mengatakan bahwa tim asuhan Gian Piero Gasperini itu berbahaya.
Ia mengatakan, sekarang hanya ada tim-tim hebat yang tersisa dalam kompetisi Liga Europa.
"Ini benar-benar luar biasa dan kami tahu seperti apa Atalanta. Gasperini melakukan pekerjaan luar biasa di sana selama bertahun-tahun dan selalu sulit bermain melawan tim-tim Italia," ujarnya.
Klopp kemudian berbicara tentang potensi Diogo Jota, Trent Alexander-Arnold, dan Alisson Becker tersedia dalam pertandingan ini. Ketiganya telah absen memperkuat Liverpool sejak Februari karena cedera.
"Jelas kami tidak terburu-buru dengan para pemain. Artinya, para pemain melakukan banyak latihan sendirian. Diogo dan Trent bekerja sebagai kelompok sejak dua hingga tiga minggu dan bisa melakukan latihan dengan sangat baik. Kemarin (Selasa) sangat bagus," pungkasnya.
Sementara itu, Havery Eliott mengklaim bahwa dirinya siap bermain sebagai starter untuk Liverpool untuk laga ini.
"Saya ingin menjadi pemain yang keluar, bukannya masuk,” ujar gelandang berusia 21 tahun.
“Saya bukan anak kecil lagi, saya adalah seorang pria, saya tumbuh dengan cepat, saya merasa perlu mengambil tanggung jawab sendiri. Jika itu berarti mengetuk pintu ayah, itu harus terjadi Namun, pada saat yang sama, saya harus menunggu kesempatan saya, saya harus bersabar," ujarnya. (ant/rda)