- REUTERS/Matteo Ciambelli
Inter Milan vs Liverpool: Ogah Jumawa, Marcus Thuram Merendah dan Akui Belum Layak Masuk 5 Striker Terbaik Dunia Meski Musim Ini Tampil Gacor
Jakarta, tvOnenews.com – Jelang duel besar Liga Champions melawan Liverpool, Marcus Thuram tampil di hadapan media dengan sikap rendah hati yang mencuri perhatian. Penyerang Inter Milan itu menegaskan dirinya belum pantas masuk daftar lima striker terbaik dunia saat ini, meski performanya musim ini sedang menanjak.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan yang dikutip dari FCInterNews, Thuram memastikan kondisinya sudah kembali prima usai pulih dari cedera. Ia menyebut dirinya siap membantu Inter dalam laga krusial yang digelar Selasa malam waktu setempat.
Thuram baru saja menunjukkan kebangkitannya dengan performa gemilang dalam dua kompetisi berbeda. Setelah mencetak dua gol penentu kemenangan saat Inter menghajar Venezia 5-1 di Coppa Italia, ia kembali menggetarkan gawang lawan ketika Nerazzurri menundukkan Como 4-0 di Serie A.
Gol itu menjadi yang pertama untuk Thuram di liga sejak September lalu. Ia sebelumnya harus menepi cukup lama akibat cedera hamstring yang didapat saat Inter menghadapi Slavia Praha.
Kini, kondisi fisiknya sudah pulih sempurna. Thuram juga membuktikan bahwa masa pemulihan tidak mengurangi ketajamannya sedikit pun di lapangan.
Dengan kebugarannya yang kembali prima, pelatih Cristian Chivu diprediksi akan kembali memasangkannya dengan Lautaro Martínez di lini depan. Meski demikian, ada kemungkinan Ange-Yoan Bonny turun sebagai starter setelah pulih dari sakit.
Ketika ditanya apakah ia layak masuk jajaran lima striker terbaik dunia, Thuram menjawab dengan merendah. Ia mengaku belum berada di level tersebut dan lebih memilih fokus menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Thuram menegaskan bahwa urusan peringkat atau label siapa yang terbaik bukanlah ranahnya. Baginya, bekerja keras dan membantu tim meraih kemenangan jauh lebih penting daripada predikat individu.
Pemain berusia 28 tahun itu juga memberikan kabar terbaru soal kondisi fisiknya. Ia memastikan dirinya dalam keadaan sangat baik dan siap tampil maksimal melawan Liverpool di San Siro.
Meski tampil percaya diri, Thuram enggan menganggap Inter sebagai favorit di laga besar tersebut. Ia menilai Liverpool tetap tim berkelas yang selalu berbahaya ketika berada dalam tekanan.
Menurut Thuram, anggapan bahwa ini adalah momen ideal untuk menghadapi Liverpool tidak sepenuhnya tepat. Ia mengingatkan bahwa Inter harus tampil nyaris sempurna karena lawan yang mereka hadapi memiliki kualitas luar biasa.
Thuram juga mengakui Inter masih mencari solusi untuk meningkatkan performa ketika berjumpa tim-tim besar musim ini. Ia menyebut ada beberapa detail yang perlu dibenahi agar Nerazzurri lebih konsisten.
Menutup pernyataannya, Thuram membandingkan laga melawan Liverpool dengan duel Inter menghadapi Barcelona dan Bayern Munich musim lalu. Ia menyebut atmosfernya akan berbeda, namun kepadatan San Siro tetap memberikan energi luar biasa bagi para pemain.
Thuram menutup konferensi pers dengan harapan bisa terus berkembang di setiap aspek permainan. Ia menyebut bahwa keindahan sepak bola terletak pada ruang tanpa batas untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari.
(sub)