- REUTERS/Pankra Nieto
Courtois Kritik Real Madrid: Gagal Manfaatkan Prime Vinicius Jr saat Kalah 2-3 dari Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Jakarta, tvOnenews.com – Vinicius Junior menjadi sorotan meski Real Madrid harus mengakhiri final Piala Super Spanyol dengan kekecewaan. Penyerang asal Brasil itu tampil gemilang dalam kekalahan 2-3 dari Barcelona, namun performa individunya seolah tak terbayar oleh hasil akhir.
Laga El Clasico di partai puncak tersebut berlangsung panas dan penuh emosi sejak menit awal. Real Madrid dan Barcelona saling menekan dengan tempo tinggi, menciptakan atmosfer final yang menegangkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Vinicius Junior tampil berbeda dibandingkan beberapa penampilannya sebelumnya musim ini. Setelah melewati periode sulit tanpa gol dalam 18 pertandingan, ia akhirnya kembali mencetak gol di momen krusial.
Gol tersebut lahir pada menit ke-45+2 melalui aksi individu yang memukau. Vinicius melewati hadangan pemain Barcelona sebelum melepaskan penyelesaian klinis yang membuat kedudukan kembali imbang.
Namun kegembiraan itu tak bertahan lama bagi Los Blancos. Barcelona kembali unggul lewat gol Robert Lewandowski pada menit ke-45+4, sebelum Real Madrid membalas melalui Gonzalo Garcia pada menit ke-45+7.
Babak kedua berjalan tak kalah intens dengan jual beli serangan dari kedua tim. Real Madrid berusaha menjaga momentum, tetapi Barcelona tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Petaka bagi Madrid datang pada menit ke-73. Raphinha mencetak gol keduanya setelah bola tembakannya sempat membentur Raul Asencio dan mengecoh Thibaut Courtois.
Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Real Madrid sebenarnya memiliki senjata mematikan di sisi kiri melalui Vinicius. Sepanjang laga, ia kerap merepotkan Jules Kounde dan memenangi banyak duel satu lawan satu.
Penilaian tersebut juga diamini oleh Courtois usai pertandingan. Kiper asal Belgia itu menilai timnya gagal memaksimalkan performa terbaik Vinicius Junior di laga sebesar El Clasico.
“Kami tidak memanfaatkan versi terbaik Vinicius hari ini. Dia menjadi mimpi buruk bagi mereka, tetapi kami tidak mengambil keuntungan dari situasi itu,” ujar Courtois, dikutip dari Madrid Xtra.
Vinicius sendiri tampil penuh energi hingga menit ke-82 sebelum akhirnya ditarik keluar. Setelah kepergiannya, Real Madrid terlihat kehilangan daya dobrak dari sisi kiri yang sebelumnya menjadi tumpuan serangan.