news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa.
Sumber :
  • REUTERS/Pablo Morano

Arbeloa Akhirnya Angkat Bicara usai Real Madrid Secara Memalukan Tersingkir dari Copa del Rey

Kejutan besar terjadi di ajang Copa del Rey setelah Real Madrid harus angkat koper lebih cepat. Los Blancos tersingkir di babak 16 besar usai tumbang dari Albacete, tim asal divisi kedua Liga Spanyol.
Kamis, 15 Januari 2026 - 13:31 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kejutan besar terjadi di ajang Copa del Rey setelah Real Madrid harus angkat koper lebih cepat. Los Blancos tersingkir di babak 16 besar usai tumbang dari Albacete, tim asal divisi kedua Liga Spanyol.

Madrid sejatinya mampu mencetak dua gol melalui Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia. Namun keunggulan itu sirna setelah Albacete membalas lewat Javi Villar serta dua gol Jefte yang mengantar kemenangan bersejarah.

Hasil ini langsung memicu sorotan tajam, terutama karena laga tersebut menjadi debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih kepala Real Madrid. Mantan bek kanan legendaris itu pun tak menghindar dari tanggung jawab atas kegagalan timnya.

“Di klub ini, hasil imbang selalu buruk, sebuah tragedi. Ini menyakitkan dan saya yakin semua penggemar kami merasa sedih," ujar Arbeloa dikutip dari Football Espana, Kamis (15/1/2026).

“Kami tahu kesulitannya, kami melihatnya saat melawan Talavera. Saya bertanggung jawab dan bersalah," lanjutnya.

Arbeloa menegaskan bahwa kekalahan ini menjadi pukulan emosional, baik bagi tim maupun suporter. Ia mengakui keputusan taktis dan rotasi pemain sepenuhnya berada di bawah tanggung jawabnya.

“Pada konferensi pers kemarin saya sudah mengatakannya. Saya tidak takut gagal," ucapnya.

“Dan saya mengerti siapa pun yang ingin menyebut kekalahan ini sebagai kegagalan," sambungnya.

Pelatih berusia 43 tahun itu menilai kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan. Menurutnya, pengalaman pahit justru menjadi bahan pembelajaran penting bagi dirinya dan tim.

“Kegagalan adalah bagian dari jalan menuju kesuksesan. Itu akan membuat saya lebih baik," katanya.

“Saya telah gagal berkali-kali dalam hidup saya, dengan eliminasi yang lebih sulit daripada ini," ucapnya.

Dalam pertandingan tersebut, Arbeloa memilih tidak menyertakan nama-nama bintang seperti Jude Bellingham dan Kylian Mbappe. Meski menuai kritik, ia tetap yakin keputusan itu sudah melalui pertimbangan matang.

“Saya yakin bahwa daftar pemain itu sudah tepat. Para pemain yang ada di sana adalah tim yang hebat," ujarnya.

“Kami memiliki banyak pemain yang perlu memulihkan kondisi fisik mereka hingga maksimal," imbuhnya.

Arbeloa juga mendapat pertanyaan terkait reaksinya kepada presiden klub, Florentino Perez. Ia menegaskan tidak perlu banyak penjelasan kepada sosok yang sangat memahami DNA klub tersebut.

“Dia tidak butuh penjelasan, dia lebih tahu tentang semua ini daripada saya," katanya.

“Kami adalah klub pemenang. Kami pernah mengalami kekalahan yang menyakitkan dan sekarang kami hanya menatap ke depan," pungkasnya. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:20
02:48
05:35
02:43
02:14
02:06

Viral