- REUTERS/Daniele Mascolo
Akhirnya AC Milan Menang, Tiga Pilar Rossoneri Tampil Impresif dan Jadi Pahlawan Saat Taklukkan Como di Liga Italia
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menaklukkan Como 1907 dengan skor meyakinkan 3-1 dalam lanjutan Liga Italia. Bertandang ke Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat dini hari WIB, Rossoneri menunjukkan mental baja meski sempat tertinggal lebih dulu.
Como sempat membuat publik tuan rumah bersorak lewat sundulan Marc-Oliver Kempf saat laga baru berjalan sepuluh menit. Gol cepat itu sempat membuat Milan berada dalam tekanan besar di awal pertandingan.
Namun, ketenangan Milan berbicara menjelang turun minum ketika Christopher Nkunku sukses menyamakan kedudukan lewat titik penalti. Hadiah penalti diberikan setelah Kempf melanggar Adrien Rabiot di dalam kotak terlarang.
Memasuki babak kedua, Milan tampil lebih agresif dan mulai mengontrol tempo permainan. Adrien Rabiot menjadi sosok sentral yang membalikkan keadaan lewat golnya pada menit ke-55.
Gelandang asal Prancis itu memanfaatkan bola liar di kotak penalti dengan kontrol dan penyelesaian yang tenang. Gol tersebut mengubah momentum pertandingan sepenuhnya ke pihak Milan.
Rabiot kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-88 lewat tembakan jarak jauh yang spektakuler. Gol itu sekaligus memupus harapan Como yang sempat mengancam lewat tiang gawang.
Kemenangan ini menjaga asa Milan dalam perburuan Scudetto dengan menempati posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 43 poin. Rossoneri kini hanya terpaut tiga angka dari Inter Milan yang masih bertengger di puncak.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Sementara itu, kekalahan membuat Como harus puas tertahan di peringkat keenam klasemen. Pasukan Cesc Fabregas mengoleksi 34 poin dari 20 laga yang telah dijalani.
Di balik kemenangan penting ini, performa individu para pemain Milan menjadi faktor kunci kebangkitan tim. Mengutip ulasan dari laman Sempremilan, berikut tiga pemain Rossoneri yang tampil paling impresif.
Adrien Rabiot (Nilai: 9 – Man of the Match)
Adrien Rabiot tampil luar biasa dan pantas dinobatkan sebagai Man of the Match. Ia menunjukkan peran vital sebagai penghubung lini sekaligus penentu hasil akhir.
Kontribusinya dimulai dari pergerakan cerdas yang menghasilkan penalti di babak pertama. Rabiot lalu mencetak gol pembalik keadaan sebelum menutup penampilan gemilangnya dengan gol jarak jauh.
Selain dua gol, Rabiot juga mendominasi lini tengah dengan distribusi bola yang rapi. Kehadirannya membuat permainan Milan tetap stabil meski mendapat tekanan dari suporter tuan rumah.
Mike Maignan (Nilai: 9)
Mike Maignan kembali menunjukkan kelasnya sebagai penjaga gawang elite. Kiper asal Prancis itu melakukan serangkaian penyelamatan krusial yang menjaga Milan tetap dalam permainan.
Dua peluang emas Como dari Nico Paz dan Lucas Da Cunha berhasil dimentahkan dengan refleks luar biasa. Khusus penyelamatan sundulan jarak dekat Da Cunha, Maignan layak mendapat pujian khusus.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Tanpa ketangguhan Maignan, jalannya pertandingan bisa saja berubah drastis. Jika bukan karena dua gol Rabiot, Maignan sejatinya juga layak menjadi pemain terbaik laga ini.
Rafael Leao (Nilai: 6,5)
Rafael Leao mungkin tidak setajam biasanya, namun kontribusinya tetap krusial bagi Milan. Ia berperan besar dalam proses gol pertama Rabiot lewat skema serangan balik cepat.
Leao memberikan assist manis dengan sentuhan dink pass yang memanjakan rekannya. Visi bermainnya menunjukkan bahwa ia tetap menjadi ancaman meski tak mencetak gol.
Meski begitu, Leao masih menyisakan pekerjaan rumah dalam hal konsistensi. Beberapa peluang emas gagal dimaksimalkan, membuat penampilannya belum sepenuhnya sempurna.
(sub)