news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Selebrasi Para Pemain AC Milan usai Kalahkan Como FC.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Legenda AC Milan Bersuara, Akui Kualitas Rossoneri Belum Layak Jadi Penantang Scudetto dan Masih Jauh dari Era Generasi Emas

AC Milan kembali raih kemenangan di Liga Italia, namun hasil tersebut belum sepenuhnya menghapus keraguan soal status mereka sebagai penantang serius Scudetto.
Sabtu, 17 Januari 2026 - 12:10 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali meraih kemenangan di Liga Italia, namun hasil tersebut belum sepenuhnya menghapus keraguan soal status mereka sebagai penantang serius Scudetto musim ini. Penilaian kritis justru datang dari legenda klub sendiri, Alessandro “Billy” Costacurta, yang menilai kualitas skuad Rossoneri masih belum berada di level tim juara.

Seperti diketahui, AC Milan akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah dua laga beruntun hanya mampu bermain imbang. Kemenangan terbaru diraih Rossoneri saat menghadapi Como FC dengan skor 3-1.

Meski jarak poin Milan dengan Inter di klasemen belum berubah dan tetap berada di angka tiga, Costacurta menilai situasi tersebut bisa menyesatkan. Menurutnya, papan klasemen tidak selalu mencerminkan kekuatan riil sebuah tim di atas lapangan.

“AC Milan saat ini bukan tim yang bersaing untuk Scudetto,” ujar Alessandro Costacurta dalam wawancara dengan Corriere dello Sport. Pernyataan itu menegaskan bahwa kemenangan saja belum cukup untuk mengangkat Milan ke level kandidat juara.

Ia menyoroti cara Milan meraih kemenangan yang dinilainya masih jauh dari kata meyakinkan. Bagi Costacurta, tim juara biasanya mampu menang dengan berbagai cara, namun tetap menunjukkan kontrol permainan dan karakter yang konsisten.

Costacurta berbicara dengan latar pengalaman panjang bersama Milan, klub yang ia bela dalam 663 pertandingan resmi. Ia mengakui angka tersebut terasa istimewa, mengingat dirinya bermain di era yang dipenuhi para legenda.

“Saya berada di belakang ikon seperti Maldini dan Baresi, dua pemain yang masuk jajaran terbaik sepanjang sejarah sepak bola dunia,” tuturnya. Namun ia juga menekankan bahwa bertahan lama di Milan bukan perkara mudah.

Ia secara jujur mengakui keterbatasan pribadinya sebagai pemain. “Saya tidak kuat secara mental dan punya kaki besi, tetapi saya cepat dan bisa membaca situasi,” kata Costacurta mengenang gaya bermainnya.

Kehadirannya di Milan juga tak lepas dari momen yang tepat. Ia menyebut datang saat klub berada di puncak kejayaan, dengan struktur tim serta mentalitas juara yang sudah terbentuk kuat.

Peran Arrigo Sacchi menjadi salah satu kunci penting dalam perjalanan kariernya. Pelatih legendaris itu mengajarkan detail-detail mendasar yang mengubah cara Costacurta bertahan di lapangan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

10:04
02:11
03:07
01:56
05:09
04:48

Viral