- Reuters/Peter Powell
Alasan Jurgen Klopp Ulur Tawaran Real Madrid: Terlalu Sering Pecat Pelatih hingga Komposisi Skuad yang Tak Sesuai
tvOnenews.com - Mantan pelatih Liverpool Jurgen Klopp akhirnya bicara jujur terkait alasannya yang selalu mengelak ketika dikaitkan dengan Real Madrid.
Salah satu poin besarnya adalah Jurgen Klopp tak suka dengan kebiasaan Real Madrid yang terlalu sering gonta-ganti pelatih jika hasilnya tak sesuai harapan.
Real Madrid belum lama ini mendepak Xabi Alonso dari kursi kepelatihan Los Blancos setelah hanya diberi kesempatan selama tujuh bulan saja
Ketidakmampuan dalam menangani ruang ganti hingga kegagalan raih trofi Piala Super Spanyol atas Barcelona menjadi akhir kebersamaan Xabi Alonso di Bernabeu.
Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai caretaker Real Madrid. Laga debutnya tersingkir di Copa Del Rey atas Albacete sebelum bangkit di La Liga dan Liga Champions.
Meski Alvaro Arbeloa telah menunjukkan progres yang positif bersama Real Madrid, namun Presiden Klub Florentino Perez tampaknya belum puas.
Sejumlah kandidat disebut masuk radar pelatih Real Madrid. Florentino Perez sendiri menyukai Jose Mourinho dan Jurgen Klopp bahkan punya kedekatan emosional.
- Reuters/David Klein
Namun dibanding Jose Mourinho, nama terakhir yakni Jurgen Klopp jadi yang paling sering dihubungkan ketika El Real butuh sosok pelatih baru.
Hal itu sudah terjadi sejak Zinedine Zidane meninggalkan klub bahkan saat Carlo Ancelotti memilih latih Brasil sebelum akhirnya Xabi Alonso yang ambil alih jabatan itu.
Jurgen Klopp lalu memberikan jawaban diplomatis ketika ditanya bagaimana tanggapannya setelah kembali diisukan melatih Real Madrid.
“Saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda. Red Bull memberi saya kesempatan untuk menemukan peran yang telah kami definisikan bersama, selangkah demi selangkah,” kata Klopp.
“Sebagai pribadi, saya berada di titik di mana saya benar-benar merasa tenang dengan posisi saya sekarang. Saya tidak ingin berada di tempat lain,” jelasnya.
Meski membantahnya, namun Jurgen Klopp tidak menutup peluang sepenuhnya untuk kembali turun ke lapangan hijau sebagai pelatih, termasuk Los Blancos.
“Saat ini saya akan bilang tidak, tapi saya tidak bisa bilang tidak akan pernah,” tegas Jurgen Klopp.
“Saya rasa saya tidak akan berubah pikiran, tapi saya tidak tahu,” ujarnya.
Di sisi lain, media Spanyol Defensa Central mengutip pernyataan Jurgen Klopp ketika diwawancarai oleh outlet surat kabar Jerman beberapa waktu lalu.
- Reuters/Phil Noble
Ketika itu, Jurgen Klopp buka-bukaan soal alasannya kerap mengelak ketika dikaitkan menjadi pelatih Real Madrid yang seringkali menyebut dirinya.
Juru taktik asal Jerman yang kini bekerja di Red Bull itu beralasan bahwa dia kurang suka dengan kebiasaan buruk Real Madrid yang kerap gonta-ganti pelatih.
Menurut Jurgen Klopp, hal itu tidak bisa dibenarkan ketika setiap tim termasuk Real Madrid langsung memecat pelatih apabila gagal dalam pertandingan tertentu.
“Saya adalah pembela terbesar para pelatih,“ kata Jurgen Klopp dikutip dari Defensa Central.
“Saya bukan tipe orang yang datang di pagi hari, seperti yang terjadi di sepak bola Eropa belakangan ini, dan berkata, 'Kita kalah, pecat dia!',“ lanjutnya.
“Jadi saya memahami para pelatih dan saya benar-benar memperjuangkan mereka, tetapi saya juga berharap mereka dapat memberikan dampak nyata,” ungkap Klopp.
Sementara itu, Defensa Central juga melaporkan bahwa Jurgen Klopp menginginkan kewenangan penuh di skuad Real Madrid, salah satunya dalam perekrutan pemain baru.
Menurutnya, Jurgen Klopp kurang menyukai dengan klub yang tidak memberikan kepercayaan kepada seorang pelatih dalam perencanaan jangka panjang.
“Pelatih asal Jerman itu akan menuntut kekuasaan pengambilan keputusan terkait perekrutan pemain dan, yang terpenting, ingin memastikan bahwa ia tidak akan dipecat karena serangkaian hasil buruk,“ tegas Defensa Central.
“Ia percaya pada perencanaan jangka panjang, sesuatu yang seringkali kurang di klub tersebut,” pungkasnya.
(han)