- Action Images via Reuters/Peter Cziborra
Bursa Transfer Juventus: Youssef En-Nesyri Batal, Jean-Philippe Mateta Kembali Jadi Buruan Bianconeri
Jakarta, tvOnenews.com - Juventus dikabarkan kembali memburu Jean-Philippe Mateta pada sisa bursa transfer Januari ini. Mereka batal untuk merekrut Youssef En-Nesyri sebagaimana disampaikan oleh direktur Giorgio Chiellini.
I Bianconeri sedang berupaya untuk mendatangkan striker baru di bursa transfer Januari ini, namun mengalami kesulitan untuk merealisasikannya. Si Nyonya Tua telah dikaitkan dengan banyak penyerang pada musim dingin ini.
Namun, negosiasi dengan berbagai klub mengalami hambatan. Permintaan harga yang tinggi menjadi ganjalan untuk Juve terhadap beberapa pemain.
Juve telah mencapai kesepakatan personal dengan Jean-Philippe Mateta. Namun, permintaan harga Crystal Palace yang tinggi membuat mereka mengendurkan upaya.
Youssef En-Nesyri sempat menjadi incaran utama. Fenerbahce bersedia untuk meminjamkannya, dengan Juve memiliki hak untuk mempermanenkannya di akhir musim senilai total 20 juta euro.
Namun, tidak ada kewajiban untuk dipermanenkan. Bianconeri hanya memiliki opsi untuk menebusnya di akhir musim ini.
En-Nesyri menolak karena menginginkan transfer permanen. Hal ini kemudian menjadi alasan Juve membatalkan perekrutannya.
- REUTERS/Siphiwe Sibeko
Direktur Giorgio Chiellini telah memastikan sebelum laga kontra Napoli, Senin (26/1/2026) dini hari WIB bahwa mereka tidak akan merekrut En-Nesyri. Namun, tetap tidak menutup peluang mengenai kemungkinan di masa depan.
“Situasinya sudah cukup jelas. Kami telah berbicara kepada sang pemain, dia mengutarakan beberapa keraguan mengenai formula transfer, jadi bagi kami negosiasi sudah usai,” kata Chiellini kepada Sky Sport Italia.
“Kami tidak bisa dan tidak ingin merekrutnya secara permanen. Kita akan lihat dalam beberapa hari ke depan jika ada perkembangan atau kesempatan lain, namun bagi kami itu sudah usai,” sambungnya.
Kini, jurnalis Nicolo Schira membeberkan bahwa Juve masih berpeluang untuk merekrut Mateta. Namun, Juve akan tetap menawarkan peminjaman dengan opsi untuk dipermanenkan.
Itu akan menjadi kewajiban jika Juve berhasil meraih tiket ke pentas Liga Champions untuk musim depan. Namun, Crystal Palace akan meminta 35 juta euro.