- REUTERS/Matteo Ciambelli
AC Milan Menang Dramatis, 3 Bintang Rossoneri Ini Bersinar saat Tumbangkan Pisa 2-1 dan Tempel Inter di Puncak Liga Italia
Jakarta, tvOnenews.com - Tiga pemain AC Milan berikut tampil impresif dan meraih rating tinggi saat menaklukkan Pisa dalam lanjutan Liga Italia. Kemenangan dramatis tersebut mengantar Rossoneri menempel ketat capolista.
AC Milan kembali menunjukkan mental juara saat menundukkan tuan rumah dalam lanjutan pekan ke-25 Serie A. Kemenangan 2-1 atas Pisa di Stadion Romeo Anconetani, Sabtu (14/02/2026) membuat Rossoneri jaga asa juara.
Laga berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Tim asuhan Massimiliano Allegri langsung mengambil inisiatif serangan dan mencoba menguasai ritme permainan.
Dominasi itu akhirnya berbuah manis jelang turun minum. Sundulan tajam Ruben Loftus-Cheek pada menit ke-39 membawa Milan unggul 1-0 dan memberi kepercayaan diri tambahan bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah semakin dramatis. Gol Niclas Fullkrug sempat dianulir wasit karena dinilai terjadi handball lebih dulu dalam prosesnya.
Tak lama berselang, Fullkrug kembali menjadi sorotan usai gagal menuntaskan penalti pada menit ke-54. Sepakannya melenceng jauh dan membuat peluang emas Milan untuk menggandakan keunggulan terbuang sia-sia.
Pisa memanfaatkan momentum tersebut dengan sangat baik. Pada menit ke-71, sepakan keras Felipe Loyola tak mampu dibendung dan mengubah skor menjadi 1-1.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Situasi itu sempat membuat pendukung Milan harap-harap cemas. Namun pengalaman dan ketenangan para pemain senior akhirnya berbicara di saat yang paling menentukan.
Sosok veteran Luka Modric tampil sebagai pembeda. Golnya pada menit ke-85 memastikan Rossoneri kembali memimpin sekaligus menjadi penentu tiga poin krusial.
Drama belum berhenti sampai di situ. Milan harus menuntaskan laga dengan 10 pemain setelah Adrien Rabiot menerima kartu merah di menit-menit akhir.
Meski berada dalam tekanan, Milan tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini terasa istimewa karena diraih lewat perjuangan dan determinasi yang tak goyah.
Keberhasilan meraih tiga poin di kandang Pisa ini tak lepas dari performa impresif beberapa pilar kunci di lapangan. Berdasarkan rapor dari laman Sempremilan.com, terdapat tiga pemain yang mendapatkan rating tinggi atas kontribusi vital mereka sepanjang laga.
Luka Modric (8 – MOTM)
Sang maestro veteran asal Kroasia ini terpilih menjadi Man of the Match meski secara statistik ia melakukan beberapa kesalahan umpan yang tidak biasa. Namun, gol penentunya di menit ke-85 dianggap sebagai momen "mengambil banteng pada tanduknya" yang sangat krusial bagi nasib Milan musim ini.
Realitanya, kontribusi Modric jauh melampaui statistik di atas kertas karena ia mampu menjaga mentalitas tim saat skor imbang. Gol tersebut menjadi bukti bahwa kelas dan ketenangannya masih menjadi pembeda di momen-momen paling kritis.
- REUTERS/Matteo Ciambelli
Ruben Loftus-Cheek (7.5)
Loftus-Cheek tampil sangat solid sebagai motor serangan sekaligus pemecah kebuntuan lewat sundulan terarahnya di babak pertama. Penempatan posisinya di dalam kotak penalti sangat cerdas sehingga ia bisa menyambut umpan dengan penyelesaian akhir yang sempurna.
Gelandang asal Inggris ini juga menunjukkan kekuatan luar biasa dalam menjaga penguasaan bola di tengah tekanan pemain lawan. Ia terlihat mampu menjalankan instruksi taktis dari Massimiliano Allegri dengan sangat baik sepanjang pertandingan berlangsung.
Guela Doue Athekame (7)
Bek muda ini terus menunjukkan bakat besarnya terutama dalam membantu serangan melalui umpan-umpan silang yang mematikan. Athekame sekali lagi membuktikan kualitasnya dengan mengirimkan assist indah untuk gol pertama yang dicetak oleh Loftus-Cheek.
Meski masih perlu memoles kepercayaan dirinya saat situasi satu lawan satu, kemampuan bertahan Athekame lewat tekel-tekel bersihnya patut diacungi jempol. Allegri diyakini akan terus mengasah talenta muda ini agar menjadi bek sayap yang lebih komplet di masa depan.
Kemenangan ini membuat AC Milan kini mengoleksi 53 poin dari 24 pertandingan dan kokoh di posisi kedua klasemen. Mereka kini hanya terpaut lima poin dari Inter Milan, menjaga asa perburuan Scudetto tetap menyala hingga akhir musim nanti.
(sub)