De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Dalam laga tersebut, Inter menang dramatis 3-2 atas rival abadinya.
Namun, pertandingan diwarnai kontroversi setelah Kalulu diusir wasit pada menit ke-42 akibat kartu kuning kedua.
Bek asal Prancis itu dianggap melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Bastoni di dekat garis tengah.
Meski begitu, tayangan ulang memperlihatkan Bastoni terjatuh dengan sangat mudah, yang memicu kritik luas di media Italia.
Situasi makin memanas karena Bastoni yang saat itu juga telah mengantongi kartu kuning, terlihat merayakan keputusan wasit yang mengusir Kalulu, sehingga memicu kemarahan kubu Juventus.
Ketua wasit Italia, Gianluca Rocchi, kemudian mengakui terjadi kesalahan dalam keputusan tersebut.
Namun, insiden itu tidak bisa ditinjau VAR karena hanya berupa kartu kuning kedua, bukan kartu merah langsung.
Kondisi inilah yang membuat De Rossi geram. Ia bahkan menyebut aturan tersebut sebagai “aturan VAR terbodoh”.
“Saya adalah salah satu orang pertama yang merayakan diperkenalkannya VAR dan mungkin juga yang pertama menyadari bahwa kita akan selalu saling mengejar dalam hal tertentu,” kata De Rossi, dikutip dari Corriere dello Sport, Selasa (17/2/2026).
“Satu-satunya hal positif dari kejadian ini adalah pertandingan Juve melawan Inter membuat seluruh dunia membicarakannya. Ini laga besar yang ditonton di seluruh dunia,” lanjutnya.
De Rossi menegaskan bahwa aturan VAR terkait kartu kuning kedua harus segera diubah karena dampaknya sangat besar terhadap jalannya pertandingan.
“Aturan VAR paling bodoh adalah bahwa kartu kuning kedua tidak dianggap seserius kartu merah langsung. Sangat mudah mengubahnya dalam dua hari. Setiap kartu kuning kedua seharusnya bisa ditinjau ulang,” ujarnya.
Ia bahkan menilai kartu kuning kedua saat ini bisa lebih menentukan daripada gol maupun penalti dalam sebuah pertandingan.
“Saya rasa akan sulit menemukan orang yang tidak setuju setelah kejadian Sabtu malam. Kartu kuning kedua sekarang bahkan bisa lebih mengubah jalannya pertandingan dibanding sebuah gol atau penalti,” kata De Rossi.
Load more