- instagram.com/toposs
Pernah Cetak Gol untuk Timnas Indonesia ke Gawang Jepang, Wonderkid Liga Belanda Ini Dilarang FIFA Dinaturalisasi, Ada Apa?
Jakarta, tvOnenews.com - Impian membela Timnas Indonesia yang sempat menguat dalam diri salah satu wonderkid keturunan ini akhirnya dipastikan pupus. FIFA melarang proses naturalisasi sang permata Liga Belanda tersebut karena terganjal aturan khusus yang tak bisa ditawar.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua agenda penting pada 2026 menyusul penunjukan John Herdman sebagai pelatih kepala yang baru. Agenda terdekat skuad Garuda adalah melakoni turnamen persahabatan internasional bertajuk FIFA Series 2026 yang rencananya digelar terpusat di Jakarta pada akhir Maret mendatang.
Pada ajang dua tahunan tersebut, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah dengan menyambut tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria, Kepulauan Solomon, serta Saint Kitts dan Nevis. Turnamen ini menggunakan format gugur yang dimulai dari semifinal, dilanjutkan dengan perebutan tempat ketiga, hingga partai final.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengonfirmasi bahwa Indonesia yang kini berada di peringkat 122 dunia akan menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada semifinal pertama. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 20.00 WIB, setelah semifinal lain mempertemukan Bulgaria kontra Kepulauan Solomon.
Pemenang dari masing-masing semifinal akan kembali bertemu di partai puncak pada 30 Maret pukul 20.00 WIB. Sementara dua tim yang kalah akan memperebutkan posisi ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.
Turnamen ini sekaligus menjadi panggung debut resmi bagi Herdman sejak diperkenalkan pada pertengahan Januari lalu. Setelah itu, skuad Garuda akan bersiap menghadapi Piala ASEAN pada akhir Juli serta rangkaian kualifikasi menuju Piala Asia 2027 di Arab Saudi.
Sejak awal menjabat, Herdman sudah memberi sinyal akan menambah amunisi melalui jalur naturalisasi. Ia menilai Indonesia membutuhkan pemain berlevel tinggi yang terbiasa bersaing di kompetisi elite Eropa.
- PSSI
Kehadiran pemain keturunan dengan pengalaman internasional dianggap penting untuk mengangkat standar permainan tim. Mereka diharapkan mampu berbaur dengan semangat juang para pemain lokal yang selama ini menjadi identitas Garuda.
Jauh sebelum era kepelatihan baru ini, Timnas Indonesia memang sudah akrab dengan pemain diaspora. Salah satu nama yang sempat mencuri perhatian adalah Mauresmo Hinoke.