- instagram.com/toposs
Pernah Cetak Gol untuk Timnas Indonesia ke Gawang Jepang, Wonderkid Liga Belanda Ini Dilarang FIFA Dinaturalisasi, Ada Apa?
Pemain berusia 20 tahun itu pernah membela Timnas Indonesia U-20 di ajang Toulon Tournament 2024 di Prancis. Ia bahkan mencetak gol indah ke gawang Jepang dan menjadi sorotan berkat performa impresifnya sepanjang turnamen.
Sepanjang ajang tersebut, Hinoke tampil dalam lima pertandingan dan menjadi andalan pelatih Indra Sjafri. Penampilannya memunculkan harapan besar agar ia bisa melanjutkan karier bersama tim senior.
Namun harapan itu harus kandas di tengah jalan. FIFA secara resmi tidak mengizinkan proses naturalisasinya untuk dilanjutkan karena terbentur regulasi yang berlaku.
Hinoke yang kini bermain untuk TOP Oss di kasta kedua Liga Belanda sebenarnya tampil cukup menjanjikan. Musim ini ia mencatatkan 26 penampilan dengan torehan empat gol dan satu assist.
Masalah muncul pada aspek regulasi garis keturunan yang menjadi syarat utama perpindahan asosiasi. Darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari buyut, sehingga tidak memenuhi ketentuan batas generasi yang diatur FIFA.
- x.com/topossofficial
Dalam regulasi FIFA, perpindahan asosiasi melalui jalur keturunan hanya diperbolehkan hingga generasi ketiga, yakni kakek atau nenek kandung. Karena garis keluarga Hinoke berada di luar batas tersebut, ia dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi untuk membela Timnas Indonesia.
Meski jalur keturunan tertutup, peluang secara teori masih ada melalui mekanisme tinggal dan berkarier di Indonesia dalam jangka waktu tertentu. Namun syarat tersebut tentu tidak mudah dan membutuhkan komitmen panjang dari sang pemain.
Bagi publik sepak bola nasional, kabar ini jelas menjadi kekecewaan tersendiri. Sosok muda yang pernah menjebol gawang Jepang itu kini harus menyimpan mimpinya membela Merah Putih, setidaknya untuk saat ini.
(sub)