News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

NOC Indonesia Protes Sistem Grading Cabor Sepakbola hingga Buat Timnas Indonesia Tak Bisa Tampil di Asian Games 2026: Harus Fair!

Indonesia terancam absen di sepak bola Asian Games 2026. NOC protes kebijakan OCA soal sistem grading tanpa kualifikasi yang dinilai tak transparan dan merugikan banyak negara.
Jumat, 20 Februari 2026 - 17:39 WIB
Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

‎Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, angkat bicara terkait kebijakan terbaru dari Olympic Council of Asia (OCA) mengenai cabang olahraga sepak bola di Asian Games. Ia menyoroti adanya proses grading tanpa melalui mekanisme kualifikasi yang dinilai tidak lazim dalam ajang multievent terbesar di Asia tersebut.
‎
‎Seperti yang diketahui, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) dan OCA tidak lagi membebaskan setiap negara untuk ambil bagian di sepak bola Asian Games. Di edisi-edisi sebelumnya, cabor sepak bola bisa diikuti oleh setiap negara yang ingin ambil bagian.
‎
‎Namun, mulai Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang, peserta cabor sepak bola hanya dikhususkan bagi negara-negara yang lolos Piala Asia U-23 2026.
‎
‎Berkaca dari hal itu, maka Timnas Indonesia tak dapat tampil di Asian Games 2026 akibat tidak lolos ke ajang Piala Asia U-23 2026.
‎
‎Menurut Raja Sapta Okto, langkah OCA tersebut telah disikapi oleh NOC Indonesia dan bahkan sudah dilaporkan secara informal kepada Menteri Pemuda dan Olahraga. Ia menegaskan bahwa komunikasi dengan pemerintah terus dilakukan demi memastikan kepentingan Indonesia tetap terjaga.
‎
‎"Jadi, secara informal saya juga melaporkan kepada Menpora bahwa kami, NOC, sudah menyikapi apa yang dilakukan oleh OCA (Olympic Council of Asia). Bahwa kalau sepak bola ternyata dilakukan proses grading tanpa kualifikasi, ini kan tidak biasa. Biasanya di Asian Games itu semuanya ikut," ujar Okto, Jumat (20/2/2026).

Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Menpora Erick Thohir
Ketua Umum Komite Olimpiade (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari dan Menpora Erick Thohir
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎"Nah, apakah ini diambil karena ketidakmampuan Nagoya sebagai tuan rumah, itu hal lain. Tetapi, sosialisasinya harus sampai kepada kita dan itu harus fair," tambahnya.‎‎Okto menilai, dalam sejarah penyelenggaraan Asian Games, sepak bola selalu diikuti oleh seluruh negara peserta tanpa adanya sistem grading seperti yang kini diwacanakan. Karena itu, ia mempertanyakan alasan di balik kebijakan tersebut dan meminta adanya transparansi kepada seluruh National Olympic Committee (NOC) di Asia.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.
Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Akui Kerusuhan Kerap Terjadi di Titik Penting Indonesia, Presiden Prabowo Ingatkan Rakyat Soal Ini

Presiden RI, Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat agar tidak lengah membaca sejarah tentang berbagai tantangan yang pernah dihadapi Indonesia sejak meraih kemerdekaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT