- genoacfc.it
Aset Berharga Inter Milan Alami Mimpi Buruk di Argentina, Rekan Lionel Messi Cedera ACL dan Berpotensi Absen Panjang
Jakarta, tvOnenews.com – Kabar pahit kembali menghampiri Valentin Carboni di saat ia tengah berusaha menata ulang kariernya. Gelandang muda milik Inter Milan itu mengalami robekan anterior cruciate ligament (ACL) pada lutut kanannya saat menjalani sesi latihan bersama Racing Club.
Insiden tersebut terjadi bukan dalam laga resmi, melainkan di tengah rutinitas latihan. Namun dampaknya jauh lebih menyakitkan dibanding sekadar kekalahan di atas lapangan.
Menurut laporan FCInterNews, Carboni diperkirakan harus menepi setidaknya selama delapan bulan. Artinya, sebagian besar musim kompetisi akan ia habiskan di ruang perawatan dan pusat rehabilitasi.
Bagi pemain kelahiran 2005 itu, ini bukan kali pertama ia berhadapan dengan masalah fisik serius. Saat menjalani masa peminjaman di Marseille, ia juga sempat mengalami gangguan kebugaran yang menghambat konsistensinya.
Musim ini sejatinya diplot sebagai momentum kebangkitan. Kepindahannya ke Racing Club membawa harapan baru untuk mendapatkan menit bermain reguler sekaligus mengembalikan sentuhan terbaiknya.
Carboni datang dengan label sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang dimiliki Inter. Kreativitas, visi bermain, serta keberaniannya menembus lini pertahanan lawan membuat banyak pihak menaruh ekspektasi tinggi.
Namun sepak bola kerap berjalan di luar rencana. Ketika ia perlahan mulai menemukan ritme permainan, badai cedera justru kembali datang menghantam.
Cedera ACL bukan persoalan ringan bagi pesepak bola profesional. Proses pemulihannya panjang, melelahkan, dan menuntut ketahanan mental yang tak kalah besar dibanding kekuatan fisik.
Racing Club kini harus merelakan salah satu aset mudanya untuk waktu yang tidak sebentar. Sementara bagi Carboni sendiri, situasi ini menjadi ujian berat di fase penting perkembangan kariernya.
Di usia yang masih sangat muda, waktu sebenarnya berpihak kepadanya. Namun rentetan cedera berisiko memengaruhi kepercayaan diri serta kontinuitas permainan yang sangat dibutuhkan pemain seusianya.
Inter Milan tentu memantau situasi ini dengan penuh perhatian. Meski dihantam berbagai persoalan cedera, manajemen Nerazzurri kabarnya tetap menaruh keyakinan pada potensi jangka panjang sang pemain.
Keputusan meminjamkannya ke Argentina awalnya dimaksudkan sebagai langkah strategis untuk mempercepat proses pematangan. Kini, rencana tersebut harus mengalami penyesuaian besar seiring kondisi yang tak terduga.
Bagi Carboni, perjalanan belumlah usai. Jalan menuju level tertinggi memang tak selalu lurus, dan justru dari masa-masa sulit seperti inilah karakter seorang pemain benar-benar ditempa.
Delapan bulan ke depan akan menjadi periode sunyi yang penuh kerja keras di balik layar. Jika mampu melewatinya dengan tegar, bukan tidak mungkin ia akan kembali dengan versi yang lebih tangguh dan lapar pembuktian.
(sub)