- REUTERS/Daniele Mascolo
Bungkam Kritik! Inter Milan Buktikan Mental Juara Belum Goyah Usai Tersingkir dari Liga Champions
Jakarta, tvOnenews.com – Kemenangan 2-0 atas Genoa menjadi jawaban tegas Inter Milan setelah melewati pekan yang penuh tekanan. Di tengah sorotan usai tersingkir dari kompetisi Eropa, Nerazzurri menunjukkan mental juara mereka belum goyah.
Salah satu sosok yang tampil menonjol adalah Carlos Augusto. Bek asal Brasil itu dipercaya turun sejak menit awal dan menjawab kepercayaan tersebut dengan performa disiplin serta penuh determinasi.
Augusto mengisi posisi yang ditinggalkan Alessandro Bastoni akibat skorsing. Ia bermain lugas, tenang dalam duel, serta aktif membantu serangan saat dibutuhkan.
Usai laga, nada bicaranya terdengar tegas namun tetap terkontrol. Ia sadar banyak pihak meragukan Inter mampu menjaga konsistensi setelah terpukul di pentas Eropa.
Menurutnya, pertandingan melawan Genoa bukan sekadar soal tambahan tiga poin. Laga itu menjadi pembuktian bahwa ruang ganti Inter tetap solid dan percaya pada proses yang sedang dijalani.
“Setelah kekalahan seperti melawan Bodo, semua orang menunggu kami menurun,” ujarnya, dilansir dari DAZN. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tidak memberi ruang bagi keraguan untuk berkembang.
Augusto menyebut pengalaman sebagai salah satu kekuatan utama skuad saat ini. Banyak pemain telah melewati fase sulit dalam beberapa musim terakhir dan memahami cara untuk bangkit.
Ia juga mengingatkan bahwa musim belum mendekati garis akhir. Masih ada sebelas pertandingan liga serta agenda Coppa Italia yang menuntut fokus penuh.
Keunggulan poin atas rival terdekat memang memberi napas lebih lega. Meski demikian, Augusto menolak terjebak dalam rasa aman yang bisa menjadi bumerang.
Baginya, posisi di klasemen hanya berarti jika Inter terus meraih kemenangan. Ia menegaskan bahwa tim harus menyelesaikan tugasnya sendiri sebelum melirik hasil pertandingan lain.
Ucapan itu terdengar realistis sekaligus dewasa. Inter tak ingin bergantung pada kesalahan lawan, melainkan memastikan standar permainan tetap terjaga setiap pekan.
Di tengah jadwal padat, termasuk semifinal Coppa Italia melawan Como, rotasi dan konsistensi menjadi kunci. Augusto percaya timnya memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menjaga intensitas permainan.
Ia pun menutup pernyataannya dengan nada optimistis tanpa terdengar jumawa. Inter, katanya, siap memberikan yang terbaik di setiap kompetisi dan membiarkan kerja keras berbicara di atas lapangan.