- REUTERS/Matteo Ciambelli
Inter Milan Diterpa Badai Cedera! Lini Serang Terkuras Jelang Semifinal Coppa Italia Lawan Como
Jakarta, tvOnenews.com – Inter Milan datang ke semifinal Coppa Italia dengan situasi yang tidak ideal. Krisis di lini depan memaksa Cristian Chivu memutar otak jelang lawatan ke markas Como.
Cedera dan masalah kebugaran menghantam sektor paling vital Nerazzurri. Lautaro Martinez harus menepi akibat cedera betis yang didapat saat tampil di Liga Champions.
Kehilangan sang kapten jelas bukan perkara ringan. Lautaro selama ini menjadi poros serangan sekaligus sumber gol utama Inter.
Masalah tak berhenti sampai di situ. Ange-Yoan Bonny juga dilaporkan mengalami gangguan kebugaran usai laga kontra Genoa akhir pekan lalu.
Dengan opsi penyerang murni yang semakin terbatas, Chivu tak punya banyak pilihan. Ia pun menyiapkan perubahan skema sebagai jalan keluar paling realistis.
Menurut laporan FCInterNews, formasi 3-4-2-1 disebut-sebut akan menjadi solusi sementara. Skema ini memungkinkan Inter tetap agresif tanpa terlalu bergantung pada satu penyerang tengah.
Dalam pola tersebut, Francesco Pio Esposito berpeluang memimpin lini depan. Striker muda Italia itu siap memanfaatkan momentum untuk menunjukkan kualitasnya.
Di belakang Esposito, dua posisi gelandang serang menjadi kunci kreativitas tim. Chivu memiliki sejumlah opsi yang siap bersaing untuk mengisi peran tersebut.
Davide Frattesi muncul sebagai kandidat kuat. Mobilitas dan naluri menyerangnya dinilai cocok dengan pendekatan permainan yang lebih dinamis.
Luis Henrique juga masuk dalam perhitungan. Winger asal Brasil itu memiliki pengalaman bermain di peran serupa saat membela Marseille musim lalu.
Tak hanya dua nama itu, Piotr Zielinski dan Henrikh Mkhitaryan pun masih berpeluang tampil sejak menit awal. Keduanya menawarkan pengalaman serta ketenangan dalam mengatur tempo permainan.
Perubahan ini tentu bukan tanpa risiko. Pergeseran taktik di fase krusial musim bisa berdampak pada keseimbangan tim secara keseluruhan.
Namun di sisi lain, kondisi darurat kerap melahirkan kejutan. Inter berharap fleksibilitas taktik justru menjadi senjata untuk membungkam Como.
Laga leg pertama ini sangat menentukan arah perjalanan Nerazzurri di Coppa Italia. Dengan komposisi yang sedikit berbeda, Inter tetap mengusung target kemenangan demi menjaga peluang meraih trofi musim ini.