- REUTERS/Angelika Warmuth
Para Pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda Hadapi Masalah Besar Gara-Gara NAC Breda, Dean James dalam Ancaman
Jakarta, tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia di kasta tertinggi sepak bola Belanda, Eredivisie, bisa menghadapi masalah besar karena NAC Breda. Hal ini merupakan dampak dari masalah paspor sejumlah pemain diaspora.
Skuad Garuda telah berupaya meningkatkan kualitas skuadnya sejak beberapa tahun lalu. Banyak pemain yang bergabung lewat jalur naturalisasi.
Para pemain yang tampil di kasta tertinggi liga-liga top Eropa kini merupakan penggawa Timnas Indonesia. Mereka tersebar di Italia, Jerman hingga Inggris.
Kebanyakan dari mereka adalah dari Belanda. Kemudian, masih banyak di antara mereka yang bermain di klub-klub kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.
Sebut saja Maarten Paes yang baru bergabung dengan Ajax Amsterdam, kemudian Justin Hubner dan Dean James yang diandalkan oleh Fortuna Sittard dan Go Ahead Eagles. Selain itu, ada juga Miliano Jonathans di Excelsior hingga Nathan Tjoe-A-On di Willem II.
Namun, permasalahan muncul setelah NAC Breda menderita kekalahan telak dengan skor 0-6 dari Go Ahead Eagles. Mereka menuntut GAE karena dianggap memainkan pemain yang tidak sah, Dean James.
"Permintaan NAC untuk mengulang pertandingan melawan Go Ahead Eagles (6-0) karena naturalisasi Dean James sebagai warga negara Indonesia juga dapat berdampak pada pemain lain. De Telegraaf melaporkan hal ini pada hari Jumat," demikian dilansir dari Voetbal Primeur.
Menurut laporan dari De Telegraaf, masalah bisa muncul dari segi paspor James. Namun, Maarten Paes tidak termasuk di antaranya.
"Beberapa klub mungkin menghadapi masalah karena masalah paspor; Ajax aman dengan kiper Maarten Paes," tulis De Telegraaf.
NAC menyoroti status para pemain diaspora Timnas Indonesia itu. Mereka lahir di Belanda, namun dinaturalisasi sebagai pemain Indonesia.
"Ada beberapa klub yang, seperti Go Ahead, memiliki pemain yang terikat kontrak yang lahir di Belanda dan dinaturalisasi sebagai warga negara Indonesia. Misalnya, klub Eredivisie Fortuna Sittard memiliki Justin Hubner, yang lahir di Den Bosch, di bawah kontraknya. Pemain berusia 22 tahun dari Den Bosch ini telah memainkan 15 pertandingan internasional untuk Indonesia," tulisnya.
Namun demikian, masalah tidak akan menimpa Ajax Amsterdam. Sebab, mereka memang mendaftarkan Maarten Paes dengan paspor Indonesia sejak Januari lalu.
"Kiper tim nasional Indonesia, Maarten Paes, telah bermain untuk Ajax sejak Januari, tetapi masalah ini tidak berpengaruh bagi klub Amsterdam tersebut. Ajax mengontrak Paes berdasarkan paspor Indonesianya dan telah melalui semua prosedur yang diperlukan. Akibatnya, Paes juga membutuhkan waktu lebih lama untuk memenuhi syarat bermain. Ajax harus mengajukan izin kerja untuk Paes dan membayarnya gaji sesuai dengan pedoman yang melebihi batas gaji untuk pemain non-Uni Eropa," tulisnya.
Sejauh ini, belum ada kejelasan mengenai sikap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB). Namun, permasalahan ini bisa berdampak kepada para pemain Timnas Indonesia di Liga Belanda. (rda)