- REUTERS/Matteo Ciambelli
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Terancam Ditinggal Sendirian oleh Dua Sosok Penting, Bos Sassuolo Buka Suara
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, terancam ditinggal sendirian oleh dua tokoh penting di Sassuolo. Tarik Muharemovic dan Fabio Grosso kini sedang diincar dua tim top Liga Italia.
I Neroverdi kembali meraih poin di lanjutan kasta tertinggi Liga Italia, Serie A, pada Minggu (26/4/2026) kemarin. Mereka berhasil meraih satu poin dalam lawatan ke Stadio Artemio Franchi saat menghadapi Fiorentina.
Duel berakhir imbang tanpa gol, dengan kedua tim menampilkan performa yang solid. Namun, lini serang gagal untuk menemukan satu gol pun dari kedua tim.
Idzes kembali dipercaya bermain selama 90 menit penuh dalam laga ini. Sang bek tengah Timnas Indonesia memperlihatkan ketangguhannya bersama dengan duet sejatinya di jantung pertahanan, Tarik Muharemovic.
Jay Idzes mendapatkan rating 7,7 dari penyedia statistik Sofascore untuk laga ini. Dia tercatat melakukan sembilan kontribusi di lini pertahanan.
Itu terdiri dari tujuh kali sapuan dan juga dua kali memblokir tembakan lawan. Selain itu, Idzes juga melakukan satu kali recovery selagi memenangkan dua dari dua kali duel di udara.
- REUTERS/Alessandro Garofalo
Namun, performa Muharemovic juga solid. Bersama dengan Idzes, keduanya telah menjadi kunci Fabio Grosso untuk menyelamatkan diri dari ancaman degradasi ke Serie B pada musim ini.
Sassuolo dipastikan akan tetap bermain di Serie A musim depan. Namun, Idzes mungkin takkan berduet dengan Muharemovic lagi karena sang bek tengah asal Bosnia berpotensi hengkang di musim panas mendatang.
Muharemovic diincar oleh Inter Milan, dengan kabar dari Italia mengatakan bahwa kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan personal. Namun, tentunya, Inter masih perlu bernegosiasi dengan Sassuolo selaku klub pemilik.
CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, ditanyakan mengenai kabar kepergian Muharemovic pada musim panas mendatang. Namun, dia menekankan bahwa pihaknya belum berbicara dengan siapa pun.
“Kepuasan datang dari keberhasilan para pemain menarik perhatian klub-klub besar. Saya telah membaca kabar bahwa ada kesepakatan yang tercapai dengan sejumlah klub besar, namun ada lebih banyak klub yang belum kami ajak bicara,” kata Carnevali kepada DAZN.