news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

NAC Breda.
Sumber :
  • NAC.nl

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Minggu, 3 Mei 2026 - 12:47 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda

NAC Breda tengah menjadi pusat perhatian di Liga Belanda selama lebih dari sebulan terakhir. Hal ini karena laporan mereka terhadap kehadiran Dean James di skuad Go Ahead Eagles.

Dalam laga itu, mereka kalah telak dengan skor 0-6. Dean James bermain namun tidak memberikan gol atau pun assist.

Walau begitu, di atas kertas, kehadirannya menjadi celah bagi NAC untuk menuntut pertandingan ulang. Sebab, bek kiri Timnas Indonesia itu telah kehilangan kewarganegaraan setelah dinaturalisasi sebagai WNI.

Hal ini kemudian memicu terjadinya skandal paspor. Tak hanya James, tiga pemain Timnas Indonesia lainnya juga terdampak.

Mereka adalah Nathan Tjoe-A-On, Justin Hubner, dan juga Tim Geypens. Keempatnya dilarang bermain untuk klubnya masing-masing, namun kini telah kembali.

Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) menolak untuk mengulang laga sesuai dengan permintaan NAC. Mereka juga tidak menghukum Dean James maupun Go Ahead Eagles karena hal ini.

Walau begitu, NAC Breda justru membawanya ke pengadilan. Tindakan ini berpotensi menyebabkan kekacauan di Liga Belanda, dengan 133 laga bakal diulang.

Pada dasarnya, itu adalah hal yang mustahil untuk dilakukan oleh KNVB. Jadi, mereka tidak berharap agar NAC menang di pengadilan.

Selagi berjuang di meja hijau, NAC kembali tampil buruk di lapangan hijau. Mereka kalah dengan skor 0-2 dari FC Utrecht pada Sabtu (2/5/2026) kemarin.

NAC sudah bermain dengan 10 orang sejak menit ke-35 setelah Mohamed Nassoh dikartu merah. Mereka bermain bertahan hingga akhir, namun akhirnya kebobolan oleh Dani de Wit pada menit ke-86 dan Adrian Blake di masa injury time.

Kekalahan NAC semakin mendekatkan mereka ke jurang degradasi. Pada saat ini, mereka berada di zona merah, peringkat ke-17, dengan torehan 25 laga dari 32 laga.

NAC hanya memiliki dua laga sisa, dan harus menjangkau FC Volendam yang berada di zona aman dengan koleksi 31 poin dari 31 laga di kasta tertinggi Liga Belanda, Eredivisie.

Jika Volendam meraih poin dalam duel melawan Heerenveen pada Minggu (3/5/2026) sore ini, maka NAC akan dipastikan terdegradasi. Hal ini pun menjadi perhatian media Belanda, Voetbal International.

“Ancaman degradasi membayangi NAC: sepuluh pemain tak berdaya di tahap akhir pertandingan melawan FC Utrecht,” tulis Voetbal International.

Dengan situasi ini, satu-satunya harapan NAC tampaknya ada di meja hijau. Putusan tersebut bisa menyelamatkan mereka dari degradasi.

Namun, tingkah NAC yang merepotkan Liga Belanda secara keseluruhan. Banyak netizen Belanda yang merayakan kegagalan mereka.

“Satu langkah lebih dekat ke degradasi, luar biasa,” kata netizen Belanda kepada Voetbal International. “NAC tak punya urusan di Eredivisie,” tandas yang lain.

“Semoga NAC melalui banyak musim yang bagus di KKD [kasta kedua]. Sampai jumpa mulai sekarang,” tandas netizen lain, mendoakan agar NAC tak lekas kembali ke Eredivisie.

“Pergi sana. Manajemen klub yang tidak simpatik. Kalah 6-0 dan baru saja menjalani musim yang buruk. Jadi, berhentilah mempermasalahkan selisih satu poin. Dan ya, saya bisa mendengar para ksatria lagi, ‘ya, tapi kalau itu aturannya,’ ya, ya. Pergi ke Top Oss Vitesse,” tukas netizen lainnya. (rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:19
00:56
01:17
00:47
01:51
01:23

Viral